Selasa 01 September 2020, 22:47 WIB

Industri Properti Mulai Bergeliat, Hunian Sehat Jadi Incaran

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Industri Properti Mulai Bergeliat, Hunian Sehat Jadi Incaran

Dok. Pribadi
CEI PT PT Yiho Jakarta Real Estate Development Richard Oh

 

UPAYA pemerintah memberikan relaksasi bagi dunia properti mulai memperlihatkan hasil. Setelah selama beberapa bulan mengalami tekanan berat, bisnis properti,khususnya di kategori residensial terlihat mulai menggeliat.

“Memang dengan adanya relaksasi dan new normal, mulai ada peningkatan pertumbuhan. Jadi kalau sebelumnya yang laku hanya rumah sederhana, sekarang mulai ada peningkatan pada segmen dengan nilai di bawah Rp1,5 miliar,” kata Paulus Totok Lusida, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/9).

Paulus menjelaskan, selama masa pandemi ini,  performa sektor properti di segmen bisnis mal turun 85%, hotel anjlok 95%, perkantoran berkurang 74,6%, dan perumahan komersil ada penurunan sekitar 50-80%.   

"Khusus rumah masih tertolong karena masih ada yang subsidi pemerintah," tambahnya.

Menurut Paulus, mau tidak mau pelaku industri properti harus siap melakukan perubahan sistem, strategi dan konsep hunian untuk menyesuaikan dengan habit konsumen dan kebutuhan baru konsumen di masa new normal.

Baca juga : Pengamat Senior: Bantuan Pemerintah belum Mampu Atasi Deflasi

Dari sisi pemasaran, misalnya, mereka harus mampu menyinergikan antara strategi virtual dengan non virtual. Dalam hal ini,  REI sendiri sudah berencana membuat sebuah pameran khusus yang melibatkan anggota-anggotanya yang terseleksi Oktober mendatang.  

Selain perubahan dalam hal strategi pemasaran, penyesuaian lain yang harus diperhatikan oleh para pelaku industri properti di masa new normal adalah kebutuhan konsumen terhadap hunian sehat. 

Terkait kebutuhan itu,  PT Yiho Jakarta Real Estate Development berkolaborasi dengan firma arsitektur, Aesler Group membangun kawasan Sentosa Park dengan mengadopsi konsep hunian di Singapura yang tertib, aman, bersih, dan sehat serta memiliki fasilitas lengkap.

Berbagai fasilitas modern dengan paduan konsep rumah resort di Sentosa Cove Singapura, Sentosa Park yang berada di Tangerang, Banten direncanakan akan berkembang menjadi kompleks hunian yang harmonis dan penuh ketenangan. 

Tak sekadar nyaman, Sentosa Park juga dirancang sebagai hunian yang adaptif dalam berbagai keadaan. Bangunan dalam kompleks ini  didesain dengan mindset "antisipasi" terhadap kejadian tidak terduga di masa depan, melalui berbagai fitur yang ditujukan sebagai upaya untuk meminimalisasi physical stress.  

Konsep itu dinilai CEO PT Yiho Jakarta Real Estate Development Richard Oh, juga memberikan kepastian investasi bagi calon investor maupun end user hunian karena mampu menjaga "value" property tersebut jauh ke depan. Ia menjadi produk yang tahan banting terhadap berbagai risiko tak terduga. 

“Karena kami care about the people, Aesler dan PT Yiho Jakarta Real Estate Development memiliki kesamaan komitmen untuk memberikan suasana hunian yang membuat orang lebih inspiratif dan kreatif. Kami tidak ingin anak-anak tumbuh di dalam sebuah bangunan kosong,” ujarnya.

Lebih jauh Richard menjelaskan beberapa poin penerapan konsep hunian yang diterapkan dalam Sentosa Park seperti desain masterplan yang mengutamakan “Diverse Lifestyle” dengan fitur unggulan “Double Volume Ceiling”.   

Langit-langit tinggi yang dipadukan dengan jendela-jendela kaca yang terang, akan meningkatkan  kualitas sirkulasi udara di dalam ruangan, serta  mengurangi berkembangnya virus/bakteri dan meningkatkan imunitas tubuh dengan sinar matahari yang segar di pagi hari. 

Masih dalam kerangka menghadirkan hunian sehat, rumah-rumah di Sentosa Park didesain dengan konsep cross ventilation (ventilasi lintas) dan wind  shaft.  Ventilasi lintas merupakan system sirkulasi aliran udara lintas yang konstan dari satu jendela ke jendela lain yang berjarak paling jauh dari rumah.

Sistem itu tidak hanya menghasilkan aliran udara yang alami, lebih dari itu juga bisa bertindak sebagai pendingin alami yang bisa meminimalisir penggunaan AC di dalam rumah.  

Baca juga : Pelaporan Rekening Subsidi Gaji Masih Ditunggu Hingga 15 September

Sementara dalam konsep wind shaft, diciptakan pertukaran udara dan panas dari bawah ke lantai atas. Bangunan di Sentosa Park dilengkapi dengan tangga bercelah vertical, yang sekaligus berfungsi seperti terowongan angin.  Terowongan tangga ini akan menciptakan sirkulasi aliran udara di rumah sehingga terus menerus terisi oksigen sehat. 

Bersama Aesler, PT Yiho Jakarta Real Estate Development mewujudkan konsep Outdoor to indoor, yaitu menghadirkan kesan outdoor dalam konsep ruang hunian. Lay out yang dinamis dan adaptif untuk mengakomodasi aktifitas belajar/bekerja bahkan hobby atas gaya hidup baru “work from home” yang timbul di masa pandemi ini.

Ruang tamu dan dapur yang kolaboratif didesain tanpa pemisah dinding sebagai “the heart of home, a place to bond together” sehingga penghuni rumah mudah berinteraksi. Sentosa Park juga menghadirkan sebuah taman yang sangat luas bagi seluruh penghuni yang dilengkapi berbagai fasilitas baik bagi anak-anak hingga manula.

Gaya hidup baru juga diciptakan melalui kelengkapan fasilitas kompleks yang memungkinkan para penghuni tidak lagi  harus keluar kawasan hunian untuk memenuhi kebutuhan hidup, bekerja dan rekreasi. Berbagai fasilitas fasiltias yang mendukung aneka aktivitas/lifestyle membuat kompleks itu lebih mandiri. 

“Kami mengharapkan penerapan konsep ini  dapat menjawab kebutuhan konsumen yang harus beradaptasi dalam kebiasaan new normal seperti sekarang ini dan menjadi tren baru konsep hunian di Indonesia,” ujar Richard. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/Bagus Suryo

Gojek dan Unilever Kerja Sama Permudah Akses UKM dan Konsumen

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 29 September 2020, 11:36 WIB
Gojek dan Unilever baru saja mengumumkan kerja sama strategis untuk memberikan dampak positif bagi konsumen, pelaku usaha, dan pekerja...
Antara/Indrianto Eko Suwarso

Laporan Bank Dunia : Pandemi Memunculkan Masyarakat Miskin Baru

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 29 September 2020, 11:30 WIB
Prospek bagi kawasan ini lebih cerah pada tahun 2021, dengan pertumbuhan diharapkan mencapai 7,9% di Tiongkok dan 5,1% di negara-negara...
Ist/Kemenkominfo

Hari Bakti Postel ke-75, Semangat Dukung Transformasi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 11:24 WIB
Dirjen umber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Kemenkominfo Ismail menyebutkan salah satu agenda utama dalam transformasi digital...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya