Selasa 01 September 2020, 18:44 WIB

Jenazah Diambil Paksa dari Kamar Mayat RS Raden Mattaher Jambi

Solmi | Nusantara
Jenazah Diambil Paksa dari Kamar Mayat RS Raden Mattaher Jambi

MI/Heri Susetyo
Ilustrasi : Prosesi pemakaman jenazah pasien covid-19.

 

Sebuah keluarga, mengambil paksa jenazah IL, 6 tahun, dari kamar mayat RSUD Raden Mataher Jambi, Selasa (1/9). Pihak keluarga nyaris mengamuk, lantaran meyakini IL meninggal akibat penyakit tumor di kepala, bukan akibat infeksi covid-19.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/304994-catat-tolak-jenazah-korban-covid-19-bisa-dipidana-1-tahun

Menurut salah seorang anggota keluarga jenazah Sidik, pihak rumah sakit berencana akan menguburkan IL dengan protokol penanganan korban Covid-19. "Masa hanya bermodalkan rapid test yang masih lemah akurasinya, anak kami harus dikubur secara protokol kesehatan. Jelas-jelas akibat penyakit tumor," ungkap Sidik yang bersama anggota keluarga lain yang memaksa membawa jasad IL yang sudah dibungkus plastik dengan sepeda motor pulang ke rumah duka di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Selasa (1/9) siang.

Sidik mengabarkan, IL sudah menderita tumor di bagian kepala semenjak tahun 2016. Sidik menuding pihak rumah sakit telah menelantarkan jenazah yang meninggal pada Senin malam. "Itu jenazah manusia, bukan batang pisang. Semenjak pukul sepuluh malam tadi kami sudah berusaha sabar, dan menunggu kepastian uji swab dari hasil reaktif rapid test yang dilakukan. Sampai jam sepuluh pagi kami menunggu, tidak ada juga kejelasan," kata Sidik yang bersedia membuat surat pernyataan pengambilan paksa jenazah bermaterai.

Sekitar satu setengah jam setelah jenazah IL sampai di rumah duka, pihak rumah sakit akhirnya mengabarkan hasil test swab kepada Sidik dan keluarga. Swan IL dinyatakan negatif Covid-19.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Dewi Lestari, menjelaskan, perlakuan ptotokol kesehatan terhadap jasad IL, lantaran rapid test terhadap IL reaktif. "Kalau rapid nya positif, tentu berlaku kan protap covid-19. Sebenarnya untuk berjaga-jaga, buat kebaikan semua. Kita sudah koordinasi dengan gugus tugas soal ini," kata Dwi kepada awak media. (OL-12)

 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Listrik akan Terangi 12 Dusun di Sikka Tahun Ini

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 30 September 2020, 13:13 WIB
Dalam situasi pandemi covid-19, terdapat kendala seperti pengiriman barang dan tenaga kerja karena ruang gerak...
MI/Dwi Apriani

Musi Banyuasin Targetkan Bangun Jalan 38.7 Km Tahun Depan

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 30 September 2020, 13:06 WIB
Pemkab Musi Banyuasin akan membangub jalan poros dari barat sampai ke timur di Kecamatan Lalan di sepanjang 38,7 kilometer yakni dari P20...
MI/Cikwan Suwandi

NasDem Ajak Milenial Nobar E-Workshop ABN II

👤Cikwan Suwandi 🕔Rabu 30 September 2020, 12:58 WIB
Untuk memperkuat partisipasi Pilkada 2020, DPD Partai NasDem Karawang, Jawa Barat ajak kader milineal nonton bareng (nobar) E-Workshop...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya