Selasa 01 September 2020, 16:55 WIB

Warga Tengger Desa Ngadas Belum Siap Terima Wisatawan

Bagus Suryo | Nusantara
Warga Tengger Desa Ngadas Belum Siap Terima Wisatawan

MI/M Soleh
Gunung Bromo, Jawa Timur

 

KAWASAN objek wisata Gunung Bromo, Jawa Timur sudah dibuka untuk aktivitas pariwisata sejak 28 Agustus 2020 lalu. Namun, tidak semua desa di kawasan waisata tersebut, saat ini telah menerima kehadiran wisatawan.

Warga Tengger di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, memilih sementara menutup diri dari kunjungan wisata guna mencegah penularan covid-19. Warga desa di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru itu sampai kini menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Memang saat pembukaan wisata Bromo, kepala Desa Ngadas mengatakan belum siap menerima pengunjung," tegas Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kota Malang, Jawa Timur, Syarif Hidayat, Selasa (1/9).

Sejak Gunung Bromo dibuka lagi sejak ditutup selama pandemi, kunjungan wisata mulai bergairah. Wisatawan antusias memesan tiket di TNBTS melalui daring.

Sebanyak dua ribuan wisatawan domestik mengunjungi wisata Bromo yang eksotis tersebut sampai akhir Agustus. Kunjungan berdasarkan data booking online dari 28-31 Agustus 2020 sebanyak 2.687 orang.

Bupati Malang Muhammad Sanusi menyatakan keputusan Desa Ngadas untuk sementara waktu tidak menerima kunjungan orang dari luar desa selama masa pandemi korona harus dihormati. Sikap seperti itu dibolehkan karena semua desa di Kabupaten Malang sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Menurut Sanusi, Desa Ngadas merupakan zona hijau. Pertimbangan masyarakat dan pemerintah desa setempat, lanjut Sanusi, guna mencegah penularan virus korona. "Warga ingin menjaga desa mereka tetap zona hijau," jelasnya.

Sanusi lebih jauh mengungkapkan kasus positif korona di Kabupaten Malang sebanyak 759 orang dengan angka kesembuhan 578 orang dan meninggal dunia 50 orang. Tiap hari, katanya, ada penambahan 10 kasus. Akan tetapi pasien yang sembuh rata-rata 12 orang sampai 14 orang per hari atau angka kesembuhan 75%. (R-1)

Baca Juga

ANTARA/Oky Setyawan

Kejati Babel Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Kredit di BRI

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 24 September 2020, 12:50 WIB
Kejati Babel akhirnya menahan dua tersangka dugaan korupsi penyimpanan fasilitas kredit modal kerja milik BRI Pangkalpinang kepada 47...
MI/Rudi Kurniawansyah

Presiden Akan Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 24 September 2020, 12:43 WIB
Direncanakan esok hari, tepatnya pada Jumat (25/9), jalan tol pertama di Provinsi Riau ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik...
MI/Ignas Kunda

Lima Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada Tarik Nomor Urut

👤Ignas Kunda 🕔Kamis 24 September 2020, 12:16 WIB
Pengundian nomor urut dimulai dengan urutan pengambil sesuai waktu kedatangan pasangan calon di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya