Selasa 01 September 2020, 11:45 WIB

Pengelola RPTRA Dukung Pemasangan JakWIFI

Yanti Nainggolan | Megapolitan
Pengelola RPTRA Dukung Pemasangan JakWIFI

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Sejumlah siswa SD belajar dengan menggunakan wifi gratis yang disediakan di Balai Warga Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat.

 

PEMBERIAN fasilitas internet gratis JakWIFI bertentangan dengan belum dibukanya fasilitas umum. Padahal, ide itu disambut baik.

"Kami sangat mendukung, tapi kan sekarang sedang tidak ada kegiatan," ujar pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Puspita di Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Endang Yulianti, Selasa (1/9).

Ia mengungkapkan beberapa hal harus diperhitungkan dan disiapkan jika RPTRA Puspita disediakan JakWIFI. Tujuannya supaya protokol kesehatan tetap dijalankan.

Baca juga: JakWIFI belum Sampai ke Jakarta Selatan

Endang memprediksi akan ada banyak anak yang menggunakan JakWIFI. Apalagi, RPTRA itu berada di depan dua sekolah dasar yaitu SD Pesanggarahan 05 Pagi dan SD Pesanggarahan 09 Pagi.

Meskipun memiliki lapangan, tidak mungkin anak-anak belajar di sana karena tidak beratap. Sementara, aula RPTRA juga digunakan untuk menampung logistik bantuan sosial yang datang dua minggu sekali.

"Aula pun kalau digunakan hanya menampung 25 anak karena harus ada jarak," tambah dia.

Sementara itu, dari segi fasilitas, sudah terdapat lima wastafel di RPTRA Puspita. Jadi, memudahkan pengunjung untuk mencuci tangan.

Kemungkinan, RPTRA Puspita akan menambah tempat cuci tangan, mengingat RPTRA Abdi Praja yang berada di kelurahan yang sama, juga menambah fasilitas tersebut. Handsanitizer juga akan disediakan.

Pada hari-hari biasa, RPTRA Puspita biasanya dikunjungi sekitar 200 orang, baik anak-anak maupun warga sekitar. Namun, kini sepi, hanya pengelola yang berjaga bergantian.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginisiasi program wifi gratis. Jaringan internet cuma-cuma berlabel JakWIFI untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta saat sekolah dan bekerja dari rumah.

"Adanya akses wifi gratis harus dimanfaatkan bukan hanya untuk menyerap informasi, tapi justru untuk bisa menciptakan informasi," kata dia dalam peluncuran JakWIFI, Jumat (28/8). (OL-1)

Baca Juga

Dok MI

Kondisi Kejiwaan Pelaku Mutilasi Rinaldi Diperiksa Pekan Depan

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 25 September 2020, 06:48 WIB
Hasil pemeriksaan tersangka DAF sejauh ini tidak memperlihatkan adanya indikasi mengalami gangguan...
Antara/M Risyal Hidayat/Medcom.id

Sudah 857 Ribu Warga Jakarta Dites PCR

👤Put/J-2 🕔Jumat 25 September 2020, 06:29 WIB
Hingga 23 September, terang dia, dari jumlah tempat tidur isolasi sebanyak 4.812 persentase keterpakaiannya hanya sebesar 81%. Adapun dari...
Medcom.id/Christian

Ratusan Kios di Pasar Cempaka Putih Terbakar

👤Put/Ant/J-2 🕔Jumat 25 September 2020, 06:25 WIB
Api diduga berasal dari salah satu kios pemotongan ayam yang berada di dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya