Selasa 01 September 2020, 11:14 WIB

Film Pasir Hisap Berpartisipasi di Asian Project Market 2020

Fathurrozak | Weekend
Film Pasir Hisap Berpartisipasi di Asian Project Market 2020

http://apm.biff.kr
Peserta Asian Project Market tahun lalu (2019)

Film Pasir Hisap produksi Forum Lenteng, tahun ini bakal ikut di Asian Project Market di Busan, Korea. Film merupakan proyek fitur dari Forum Lenteng, organisasi nirlaba yang berfokus pada studi sosial budaya yang juga membidani Arkipel. Pasir Hisap (Quicksand) berkisah tentang sejarah, kepentingan perspektif, dan kewenangan yang serba tumpang tindih. Pemilihan seleksi ofisial ini diumumkan Senin, (31/8) di laman resmi Asian Project Market.

Film ini akan diproduseri Yuki Aditya dan Luthfan Nur Rochman. Asian Project Market (APM) merupakan bagian dari Busan International Film Festival. Beberapa film Indonesia yang pernah berpartisipasi di APM pada edisi-edisi sebelumnya, di antaranya Humba Dreams (Riri Riza), Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Mouly Surya), A Copy of My Mind (Joko Anwar), dan The Science of Fictions (Yosep Anggi Noen).

“Terima kasih @busanfilmfest telah memilih proyek ini untuk bertemu orang-orang yang mungkin tertarik untuk melihat kembali sejarah dan sejarah kami,” bunyi keterangan yang dikirim Forum Lenteng melalui akun Instagram mereka, sembari menunjukkan foto tangkapan layar daftar film yang terpilih berpartisipasi di APM 2020.

APM yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-23, bakal berlangsung pada 12-14 Oktober secara daring. Ada 22 film yang akan berpartisipasi di film market ini. Indonesia hanya diwakili oleh Pasir Hisap. Sementara, sang tuan rumah Korea, enam film ikut berpartisipasi.

Beberapa proyek yang dipilih juga merupakan karya terbaru dari sineas atau produser yang sebelumnya pernah berpartisipasi di Festival Film Internasional Busan pada edisi terdahulu. Baik yang pernah memenangkan penghargaan maupun filmnya diputar di Busan. Seperti sutradara Tran Thanh Huy asal Vietnam, tahun lalu filmnya berjudul Rom mendapat penghargaan New Currents Award di Busan. Tahun ini, proyek film terbarunya berjudul Thick It akan ikut serta di APM.

Sejak didirikan pada tahun 1998, APM telah mempresentasikan total 585 proyek, dengan lebih dari 250 diselesaikan menjadi film. APM akan hadir secara daring tahun ini untuk peserta lokal dan internasional yang tidak dapat hadir secara fisik pada pertemuan bisnis di tempat karena covid-19.

“Event ini mempersembahkan proyek film terbaru yang menjanjikan dan berfungsi sebagai jembatan antara proyek dan profesional industri, APM akan memberikan pengalaman yang luar biasa bagi semua peserta,” bunyi keterangan dalam laman resmi Asian Project Market Busan International Film. (M-4)

Baca Juga

Antti Aimo-Koivisto / Lehtikuva / AFP

Anjing Diklaim Akurat untuk Deteksi Covid-19

👤Abdillah Marzuqi 🕔Selasa 29 September 2020, 10:00 WIB
Pada penelitian sebelumnya, disebut pula ada bukti sah, bau keringat penderita covid-19 berbeda dengan mereka yang tidak terkena virus....
MI/ROMMY PUJIANTO

Waduh, 30 Tahun lagi Komodo Diprediksi Punah

👤Bagus Pradana 🕔Selasa 29 September 2020, 09:05 WIB
Perubahan iklim diperkirakan akan menjadi momok terbesar bagi kehidupan satwa ini, ditambah dengan kenaikan suhu lokal serta kerusakan...
CDC

Ini Kosa Kata Baru Seputar Covid-19

👤MI Weekend 🕔Selasa 29 September 2020, 07:00 WIB
Salah satu istilah bahasa Inggris baru yang muncul adalah “maskne” atau jerawat akibat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya