Selasa 01 September 2020, 10:10 WIB

WHO: Membuka diri tanpa Pengendalian Covid-19 itu Bencana

mediaindonesia.com | Internasional
WHO: Membuka diri tanpa Pengendalian Covid-19 itu Bencana

Antara
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus

 

NEGARA dengan penyebaran aktif virus corona yang signifikan harus mencegah acara-acara besar. Sebab membuka diri tanpa mengendalikan virus akan menjadi bencana, demikian pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (Selasa, 1/9, WIB).

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengakui bahwa banyak masyarakat yang merasa lelah dengan pembatasan sosial dan ingin kembali ke kehidupan normal setelah delapan bulan pandemi.

WHO mendukung penuh upaya untuk membuka kembali perekonomian dan kehidupan sosial, katanya saat konferensi pers. Ia juga menambahkan: "Kami ingin melihat anak-anak kembali ke sekolah dan masyarakat kembali ke tempat kerja, namun kami ingin melihat itu dilakukan secara aman."

"Tak ada negara yang dapat berpura-pura bahwa pandemi berakhir," ucapnya. "Kenyataannya adalah virus menyebar dengan mudah. Membuka diri tanpa pengendalian menjadi sebuah resep bencana."

"Wabah eksplosif" telah dikaitkan dengan pertemuan orang-orang di stadion, kelab malam, tempat ibadah dan kerumunan lainnya, di mana virus pernapasan dengan mudahnya mampu menyebar di kalangan sekelompok orang, kata Tedros.

"Keputusan tentang bagaimana dan kapan mengizinkan pertemuan masyarakat harus dilakukan dengan prosedur berbasis risiko, dalam konteks lokal," pungkasnya. (Ant/OL-13)

Baca Juga: WHO Nyatakan Covid-19 Sebagai Pandemi

 

Baca Juga

Medcom

Satu Staf Positif Covid-19, KBRI Manila Ditutup Sementara

👤Usman Kansong 🕔Minggu 20 September 2020, 10:20 WIB
"KBRI Manila akan ditutup sementara selama 3 hari sejak 21 September 2020 menyusul ditemukannya satu kasus positif covid-19 yang...
AFP/Olivier DOULIERY

Oracle dan Walmart Kuasai Saham, Tiktok Bisa Lanjut di AS

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 20 September 2020, 10:03 WIB
Pemegang saham AS diharapkan mengendalikan 53% TikTok Global, sementara investor Tiongkok akan memegang...
AFP/MARIO TAMA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

AS Larang Tiktok dan Wechat, Tiongkok Berjanji Membalas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 20 September 2020, 09:46 WIB
Mofcom menilai keputusan AS tidak berdasar dan dapat merusak kepercayaan investor internasional yang hendak berinvestasi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya