Selasa 01 September 2020, 09:17 WIB

Trump Bela Pendukung yang Terlibat Bentrokan Mematikan

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Trump Bela Pendukung yang Terlibat Bentrokan Mematikan

AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS Donald Trump

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela para pendukungnya atas dugaan peran mereka dalam bentrokan jalanan yang mematikan baru-baru ini.

Dia mengesankan seorang remaja yang dituduh membunuh dua orang di Wisconsin, minggu lalu, dan penggemar Trump yang terlibat dalam bentrokan di Oregon pada Sabtu (29/8) bertindak membela diri.

Sebaliknya Trump menuduh penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, tidak secara khusus menyangkal aktivis sayap kiri yang dituduh melakukan kekacauan sipil.

Baca juga: Trump-Biden Saling Tuduh soal Portland

Sebagai informasi, Biden memimpin dalam jajak pendapat menjelang pemilihan umum November.

Pada konferensi pers di Gedung Putih, Senin (31/8), Trump menyalahkan Biden dan sekutunya atas kekerasan di kota-kota yang dijalankan wali kota dan gubernur dari Demokrat.

Seorang wartawan CNN bertanya kepada Trump apakah dia akan mengutuk pendukungnya yang menembakkan bola cat selama konfrontasi dengan pengunjuk rasa pada akhir pekan di Portland, Oregon.

Dalam bentrokan jalanan berikutnya, seorang anggota kelompok sayap kanan, Patriot Prayer, dibunuh seorang tersangka yang dilaporkan menyebut dirinya sebagai anggota antifa, jaringan yang berafiliasi secara longgar yang sebagian besar terdiri dari aktivis sayap kiri.

Pada Senin (31/8), polisi mengidentifikasi pria yang ditembak mati sebagai Aaron Danielson.

"Yah, saya mengerti mereka memiliki sejumlah besar orang yang menjadi pendukung, tetapi itu adalah protes damai," jawab Trump kepada reporter CNN.

"Cat sebagai mekanisme pertahanan, cat bukan peluru," bela Trump.

"Para pendukung Anda, dan mereka memang pendukung Anda, menembak seorang pemuda yang--dan membunuhnya, bukan dengan cat, tetapi dengan peluru. Dan saya pikir itu memalukan," timpalnya.

Reporter lain bertanya kepada Presiden apakah dia akan mengutuk penembakan di Kenosha, Wisconsin, yang diduga dilakukan seorang remaja yang pernah terekam gambar di salah satu kampanye Trump.

Kyle Rittenhouse, 17, dituduh menembak tiga orang, dua secara fatal, pekan lalu di tengah demonstrasi di kota atas tindakan penembakan polisi terhadap Jacob Blake.

"Kami sedang mempelajari semua itu," kata Trump. (BBC/OL-1)

Baca Juga

Dok.gigazine

Meretas Parlemen Jerman, Mata-Mata Rusia Disanksi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 02:15 WIB
Uni Eropa dan Inggris memberlakukan sanks pada perwira senior intelijen Rusia atas dugaan peran mereka dalam meretas jaringan komputer di...
AFP

Tidak Ada Solusi Diplomatik untuk Karabakh

👤MI 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 01:15 WIB
PERDANA Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengesampingkan solusi diplomatik untuk konflik dengan Azerbaijan atas wilayah...
AFP

Obama Kecam Trump soal Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:50 WIB
MANTAN Presiden Barack Obama mengecam Presiden Donald Trump terkait penanganan pandemi virus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya