Selasa 01 September 2020, 05:51 WIB

Belanja Pemerintah Jadi Penggerak Roda Ekonomi

Hld/Mir/Ant/X-3 | Ekonomi
Belanja Pemerintah Jadi Penggerak Roda Ekonomi

Dok.MI
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

 

PEMERINTAH terus mempercepat serapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang hingga Rabu (26/8) baru cair Rp192,53 triliun (27,7%) dari pagu sebesar Rp695,2 triliun.

Hal itu dikemukakan Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Adi Budiarso, dalam rapat bersama Komisi VI DPR secara virtual di Jakarta, kemarin.

“Mengoptimalkan belanja pemerintah penting untuk menstimulasi roda ekonomi. Kami juga memperbaiki ketepatan sasaran program yang sudah memiliki alokasi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA),” kata Adi.

Adi melanjutkan dari total pagu sebesar Rp695,2 triliun sebanyak Rp145,34 triliun belum masuk DIPA. Sisanya Rp393,84 triliun sudah masuk DIPA dan tanpa DIPA mencapai Rp156 triliun (insentif perpajakan).

Untuk memperkuat konsumsi pemerintah, menurut Adi, pemerintah mendorong penguatan belanja pegawai sebagai instrumen pendorong pertumbuhan di antaranya percepatan pencairan gaji ke-13. Selain itu, percepatan belanja barang untuk mendukung pola kerja dari rumah.

“Belanja modal yang sulit dieksekusi perlu realokasi untuk pencairan lebih cepat agar mendukung infrastruktur digitalisasi layanan publik dan relaksasi kebijakan pengadaan barang dan jasa,” ujar Adi.

Dalam kesempatan yang sama, ekonom senior Faisal Basri menyinggung fokus pemerintah yang lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi ketimbang pengendalian kesehatan. Padahal, jika pemerintah bisa mengendalikan covid-19, pertumbuhan ekonomi bisa membaik dengan sendirinya.

“Saya takut respons pemerintah itu makin tidak peduli covid-19, peduli pemulihan ekonomi yang tecermin dalam Perpres No 82/2020,” ungkap Faisal dalam rapat bersama Komisi VI DPR.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan optimismenya bahwa perlahan-lahan perekonomian Indonesia berangsur pulih sejak diguncang pandemi covid-19 di awal Maret 2020.

“Purchasing managers index atau PMI manufaktur kita naik mendekati 50 dari 46,9 dalam tiga bulan terakhir.” kata Airlangga, Minggu (30/8). (Hld/Mir/Ant/X-3)

 

Baca Juga

MI/RAMDANI

Berjuang Sekuat Tenaga demi Terhindar dari Resesi

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 21 September 2020, 05:22 WIB
Covid-19 menjadi tantangan nyata bagi seluruh pemangku kepentingan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, pandemi telah berlangsung selama...
Dok. Humas Pemkot Malang

Fasilitasi UMKM selama Pandemi

👤BN/S1-25 🕔Senin 21 September 2020, 05:10 WIB
Pameran tersebut membuktikan bahwa daya tahan UMKM cukup stabil. Semua itu berkat upaya Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan...
Dok. Humas Pemkot Malang

Ekonomi Kota Malang Tumbuh di Tengah Pandemi

👤BN/S1-25 🕔Senin 21 September 2020, 05:00 WIB
Kami gotong royong menangani covid-19. Pemkot Malang ingin pertumbuhan ekonomi selalu memuaskan, seperti masa sebelum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya