Senin 31 Agustus 2020, 23:29 WIB

Komisi IX Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih

Antara | Humaniora
Komisi IX Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih

AFP/Douglas Magno.
Ilustrasi: Peneliti sedang melakukan riset vaksin untuk covid-19.

 

Komisi IX DPR mendukung penuh keterlibatan aktif seluruh pihak dalam melakukan riset dan inovasi untuk mengembangkan vaksin Merah Putih untuk penanganan covid-19 dengan menggunakan virus yang beredar di Indonesia.

"Dalam rangka membangun kemandirian obat, vaksin, dan alat kesehatan dalam negeri, Komisi IX DPR mengapresiasi dan mendukung penuh keterlibatan aktif seluruh pihak," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Sri Rahayu dalam rapat dengar pendapat dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan PT Biofarma di Jakarta, Senin (31/8).

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan Komisi IX DPR mendorong Konsorsium Riset dan Inovasi covid-19 untuk meningkatkan koordinasi dan menyinergikan riset dan inovasi dalam negeri bersama seluruh pihak yang sudah berkontribusi aktif.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/330255-eijkman-impor-vaksin-covid-19-untuk-penanganan-jangka-pendek

Riset dan inovasi dalam negeri dalam rangka penanganan covid-19 harus tetap mengutamakan kejujuran, keterbukaan, akuntabilitas, serta keberpihakan kepada keamanan dan kesehatan masyarakat.

"Komisi IX DPR mendesak Konsorsium Riset dan Inovasi covid-19 untuk menyusun grand design riset dan inovasi pengembangan kemandirian obat, vaksin, dan alat kesehatan dalam negeri secara terencana dan terukur," tuturnya.

Desain riset dan inovasi pengembangan kemandirian obat, vaksin, dan alat kesehatan itu harus meliputi  kerangka waktu dan infrastruktur distribusi vaksin.

"Khusus terkait vaksin, grand design harus diserahkan kepada Komisi IX DPR paling lambat Rabu (2/9)," katanya.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan riset dan inovasi pengembangan kemandirian obat, vaksin, dan alat kesehatan merupakan suatu hal yang penting.

"Kita semua sedang menunggu hasil kerja besar para peneliti kita. Kalau berhasil, Insya Allah akan mendapatkan ridho dari Allah," katanya. (OL-12)

Baca Juga

Dok UI

Dianggap Fitnah UI, Politikus PKS Diminta Mundur dari DPR

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 20 September 2020, 21:50 WIB
Desakan ini berdasarkan surat resmi dari 12 perwakilan pengajar UI yang disampaikan kepada Rektor UI Ari...
Antara

Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Peringatkan Daerah

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 September 2020, 21:45 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas lebat disertai kilat dan angin kencang masih...
Antara

BNPB : 98.649 Jiwa Terdampak Banjir di Kalimantan Barat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 September 2020, 21:20 WIB
BANJIR yang merendam 11 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat telah berangsur surut dan kini tinggal tiga kecamatan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya