Senin 31 Agustus 2020, 23:08 WIB

Tersangka Bunuh Diri, Kejati Bali Tutup Kasus Suap BPN Badung

Arnoldus Dhae | Nusantara
Tersangka Bunuh Diri, Kejati Bali Tutup Kasus Suap BPN Badung

Antara
Ilustrasi

 

KEJAKSAAN Tinggi Bali akan menutup kasus yang melibatkan mantan Kepala BPN Denpasar dan mantan BPN Kabupaten Badung Tri Nugraha yang meninggal karena bunuh diri di toilet Kantor Kejaksaan Tinggi Bali.

"Dengan meninggalnya tersangka kasus kami tutup, menyangkut barang bukti ada aturan-aturan nanti yang akan kami tindak lanjuti," kata Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Asep Maryono, saat dimintai keterangan di Kantor Kejati Bali, Senin (31/8).

Ia mengatakan bahwa selanjutnya akan memberitahukan kepada pihak keluarga dari tersangka Tri Nugraha. 

Sementara itu, salah satu anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/POLRI (FKPPI) Didik Supriyadi mendatangi Kantor Kejati Bali sekitar pukul 21.40 waktu setempat. Ia menyesalkan kejadian tersebut.

"Jadi ini di Kejati Bali tanpa pemeriksaan dengan sekuritas yang jelas, yang tegas sampai terjadi seperti ini. Sangat disayangkan sekali, diharapkan proses ke depan dapat jadi proses pembelajaran sangat amat untuk disikapi. Saya sangat menyesali kejadian ini dan harus dibuka terang benderang terkait apa yang terjadi terhadap Tri Nugraha," kata Didik.

Ia mengatakan bahwa selanjutnya pihak keluarga akan melakukan tindakan dan melakukan pelaporan.

"Melihat nanti kejelasan terkait ini, (terkait siapa yang dilaporkan), sementara melaporkan tentang kenapa bisa terjadi sampai ada penembakan, tidak tahu terjadi atas diri sendiri atau orang lain. Proses pencarian siapa yang melakukan ini," kata Didik.

Sebelumnya, kejadian itu terjadi ketika tersangka Tri Nugraha akan diproses penahanan dari Kejati Bali menuju Lapas Kerobokan. Sekitar pukul 19.40 wita, diketahui Tri Nugraha melakukan bunuh diri dalam toilet Kejati Bali.

Wakajati Bali, Asep Maryono menjelaskan bahwa saat itu posisinya dalam toilet. Setelah mengetahui bahwa tersangka Tri Nugraha menembakkan pistol ke dada kirinya, petugas langsung membawa ke mobil tahanan menuju RS BROS.

"Senjatanya pistol, kami belum tahu jenis apa, tapi itu diduga adalah senjata yang kami tidak tahu jenisnya. Dia (Tri Nugraha) menembak bagian dadanya di toilet. Kami tidak tahu dia bawa pistol. Ada satu kali tembakan saja. Setelah terdengar letusan baru kami buka," jelas Maryono.

Tri Nugraha tersangkut kasus dugaan suap selama menjabat sebagai Kepala BPN Badung.

Penetapan tersangka Tri Nugraha berdasarkan surat perintah penyidikan Kajati Bali nomor: PRINT- 03/N.1.1/FDd.1/08/2019  pada 15 Agustus 2019. (Ant/OL-8).

 

Baca Juga

Istimewa

Pemilih di Pilkada Kalsel Mayoritas Milenial

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 19 September 2020, 18:18 WIB
Data Pemilu 2019 sebelumnya jumlah pemilih kelompok umur milenial semakin mendominasi. Suara kelompok milenial ini sangat sexy dan menjadi...
dok.123rf

Mencemaskan, DIY Bertambah 74 Kasus Baru Covid-19

👤Ardi T Hardi 🕔Sabtu 19 September 2020, 17:55 WIB
Hari ini, Sabtu (19/9) penambahan kasus baru positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyentuh rekor baru, yaitu 74...
MI/Heri Susetyo

Komunitas Dukung Penegakan Disiplin Prokes di Jatim

👤Heri Susetyo 🕔Sabtu 19 September 2020, 17:23 WIB
Masyarakat harus paham bahwa tujuan operasi yustisi ini untuk membuat pelanggar jera dan tumbuh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya