Senin 31 Agustus 2020, 11:48 WIB

KPK Ajukan Banding Atas Vonis Wahyu Setiawan

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
KPK Ajukan Banding Atas Vonis Wahyu Setiawan

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Pewarta mengambil gambar terdakwa mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang sedang menjalani sidang vonis secara virtual di Gedung KPK.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan banding atas vonis yang dijatuhkan hakim terhadap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Wahyu divonis enam tahun penjara serta denda Rp150 juta subsider empat bulan bui.

"Tim jaksa penuntut umum (JPU) telah menyatakan upaya hukum banding dalam perkara Wahyu Setiawan," kata JPU KPK Takdir Suhan di Jakarta, Senin (31/8).

Takdir mengatakan alasan permintaan banding akan diuraikan JPU dalam memori banding. Namun, salah satu alasan upaya hukum tersebut lantaran hak politik Wahyu yang tidak dicabut.

Baca juga: Sidang Etik Firli Bahuri Ditunda Imbas Penutupan Kantor KPK

"Salah satunya terkait pencabutan hak politik yang tidak dipertimbangkan majelis hakim," ujar Takdir.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakan tidak sependapat dengan tuntutan jaksa yang meminta hak politik Wahyu dicabut.

Menurut hakim, tidak ada alasan pemaaf dan pembenar dalam hukum pidana. Selain itu, vonis yang dijatuhkan terhadap Wahyu bersifat pembinaan.

Jaksa juga menyatakan banding atas putusan eks anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina. Agustiani divonis empat tahun penjara serta pidana denda Rp150 juta subsider empat bulan kurungan.

Wahyu dan Agustiani dinyatakan terbukti bersama-sama menerima suap S$57.350 atau setara Rp600 juta. Wahyu juga terbukti menerima gratifikasi dari Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan senilai Rp500 juta. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Arnas Padda

Bawaslu Sebut ASN di 224 Daerah Berpotensi Berpihak

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 09:05 WIB
Sebanyak 224 dari 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada diikuti petahana. Para petahana memiliki pengalaman mengendalikan...
Dok MI

Bawaslu Sebut Sejumlah Kampanye Pilkada 2020 Langgar Prokes

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 08:35 WIB
Pelanggaran protokol kesehatan tersebut ditemukan di 35 Kabupaten/Kota disebabkan tim kampanye tidak memastikan protokol pencegahan...
ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Mendagri Waspadai Kampanye Hitam Saat Pilkada 2020

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 07:46 WIB
Tito mengharapkan masa kampanye dapat berlangsung aman dan lancar seperti pada tahap penetapan dan pengundian nomor urut pasangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya