Senin 31 Agustus 2020, 09:25 WIB

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Warga Klaten Diminta Waspada

Djoko Sardjono | Nusantara
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Warga Klaten Diminta Waspada

MI/Djoko Sardjono
Dua warga mengenakan masker beraktivitas di alun-alun Klaten.

 

MASYARAKAT Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diminta waspada terhadap persebaran masif covid-19. Pasalnya, jumlah warga terkonfirmasi positif terjangkit virus korona itu setiap hari bertambah.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Cahyono Widodo, Minggu (30/8), ketika mengumumkan penambahan 16 orang terkonfirmasi positif covid-19 dan empat pasien sembuh.

Dengan penambahan pasien baru terkonfirmasi positif dan sembuh tersebut, jumlah pasien positif covid-19 total di Klaten menjadi 272 orang, 176 di antara mereka sembuh, 84 dirawat di rumah sakit/isolasi mandiri, dan meninggal 12 orang.

Baca juga: Kasus Korona di Banyuwangi 771 Orang, Terbanyak Klaster Pesantren

Menurut Cahyono, sebanyak 16 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, 15 di antara mereka saat ini menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan ketat tim medis. Sedangkan satu orang lainnya dirawat di RS Islam Klaten.

Ke-16 pasien baru terkonfirmasi positif terpapar covid-19, adalah warga Kecamatan Karanganom (1), Ngawen (1), Karangdowo (1), Klaten Utara (2), Jatinom (2), Klaten Tengah (1), Polanharjo (2), dan Delanggu (5).

Sedangkan empat pasien sembuh dan boleh pulang adalah warga asal Klaten Utara dan Gantiwarno. Sebelumnya, satu di antara mereka menjalani isolasi di Rumah Sehat Covid-19 Edotel, dan tiga pasien lainnya dirawat di rumah sakit.

Meski keempat pasien positif itu dinyatakan telah sembuh dan boleh pulang, kata Cahyono, mereka tetap diharuskan menjalankan ketentuan isolasi mandiri di rumah minimal selama tujuh hari guna pencegahan covid-19.

"Pandemi Covid-19 di Klaten belum mereda. Karena itu, masyarakat diminta waspada dan disiplin protokol kesehatan. Harus menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Pemprov Sumbar Terbitkan Perda Pelanggar Protokol Kesehatan

👤Yose Hendra 🕔Minggu 20 September 2020, 23:27 WIB
Jika masih kedapatan tidak bermasker, siap-siap saja didenda atau sanksi...
MI/Adi Kristiadi

Ayam Ras Bertelur Jumbo Hebohkan Tasikmalaya

👤Adi Kristiadi 🕔Minggu 20 September 2020, 21:50 WIB
WARGA Kampung Kudang, Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, dihebohkan dengan seekor ayam ras yang bertelur ukuran...
MI/Heri Susetyo

Kapolda Tinjau Operasi Yustisi Prokes Di Daerah Rawan Covid-19

👤Heri Susetyo 🕔Minggu 20 September 2020, 17:41 WIB
Mereka yang tak mengenakan masker ataupun yang bergerombol dikenai sanksi denda. Sanksi denda diberikan sesuai Perda Nomor 2 tahun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya