Senin 31 Agustus 2020, 05:44 WIB

Etika Kehidupan Bernegara Dikedepankan

Uta/Pro/P-5 | Politik dan Hukum
Etika Kehidupan Bernegara Dikedepankan

Instagram @lestarimoerdijat
Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat

 

MASYARAKAT dan penyelenggara negara wajib mengedepankan etika untuk meningkatkan kualitas bangsa Indonesia dalam kehidupan bernegara. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-75 MPR RI.

“Etika kehidupan berbangsa memang sudah diatur dalam Ketetapan MPR RI Nomor VI/ MPR/2001. Salah satu bagian dari ketetapan itu mengamanatkan Pancasila sebagai acuan dasar dalam berpikir, bersikap, dan bertingkah laku dalam kehidupan berbangsa,” katanya di Jakarta, Sabtu (29/8).

Menurut Lestari, upaya meningkatkan kualitas bangsa sangat membutuhkan landasan etika, seperti Pancasila. Sayangnya beberapa tahun terakhir, ujarnya, pemahaman anak bangsa terhadap nilai-nilai Pancasila, yang merupakan bagian dari empat konsensus kebangsaan, dinilai jauh dari memadai.

“Perlu upaya lebih keras dan terencana agar masyarakat dapat memahami nilai-nilai Pancasila dengan baik dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar perempuan yang akrab disapa Rerie itu.

Menurut Rerie, MPR RI yang memiliki visi sebagai rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila, dan kedaulatan rakyat berupaya mengajak para pemangku kepentingan dalam pengelolaan negara ini mengatasi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila. Tantangan zaman ini semakin kompleks dengan laju modernisasi kehidupan kian meminggirkan dan mengancam jati diri keindonesiaan warga negara.

Secara terpisah Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel mengungkapkan para anggota dewan tidak kehilangan semangat kerja di tengah pandemi. Ia pun optimistis semangat tersebut akan menghasilkan keluaran yang baik bagi perkembangan bangsa dan negara.

“Mereka berupaya secara maksimal menjalankan peran sebagai mitra kritis pemerintah. Saya optimistis, semangat dan kerja keras ini akan berujung berupa hasil kerja besar untuk pembangunan bangsa ini ke depan,” ujar Gobel dalam keterangan pers memperingati HUT ke-75 DPR, kemarin.

Ia mengatakan saat ini Indonesia mempunyai agenda besar. Tidak hanya terkait dengan masalah pandemi covid-19, tapi juga di berbagai hal lain. Ia menilai saat ini ialah momentum yang harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi yang lebih kuat dalam rangka membangun masa depan perekonomian nasional. (Uta/Pro/P-5)

Baca Juga

ANTARA/ANGGIA P

Tersangka Kasus Surat Jalan sudah P21

👤Ykb/Cah/P-1 🕔Selasa 29 September 2020, 06:13 WIB
Adapun tersangka dalam kasus dugaan suap penghapusan red notice ialah Tommy Sumardi dan Joko Tjandra sebagai pemberi suap. Lalu, Brigjen...
Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Giliran Advokat Dikorek soal Kasus Suap Nurhadi

👤Cah/P-1 🕔Selasa 29 September 2020, 06:05 WIB
Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto lewat menantunya, Rezky Herbiyono....
 MI/Susanto

Dua Kubu di KPK Dinilai Wajar

👤Cah/P-1 🕔Selasa 29 September 2020, 05:56 WIB
Yang penting kan keputusan soal pengunduran diri ini sama sekali tidak memengaruhi sistem dan kebijakan penegakan hukum dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya