Minggu 30 Agustus 2020, 17:52 WIB

Bentrokan Demonstran di Portland, Satu Tewas Tertembak

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Bentrokan Demonstran di Portland, Satu Tewas Tertembak

Ilustrasi
Penembakan

 

SATU orang ditembak mati di Portland setelah bentrokan antara pengunjuk rasa Black Lives Matter (BLM) dan pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kota Oregon telah menjadi pusat protes BLM sejak polisi membunuh pria kulit hitam tak bersenjata, George Floyd, di Minnesota pada akhir Mei. Menurut media lokal sebuah karavan ratusan mobil pendukung Trump juga berkumpul di sana kemarin.

Kepolisian Portland mengatakan sebuah unjuk rasa politik melakukan pawai di seluruh pusat Kota Portland. "Ada beberapa contoh kekerasan antara demonstran dan kelompok yang kontra. Petugas telah campur tangan dan dalam beberapa kasus melakukan penangkapan," tambah polisi.

OregonLive melaporkan bentrokan dan momen-momen menegangkan antara kelompok-kelompok itu, meskipun polisi tidak mengatakan apakah penembakan terkait dengan demonstrasi.

Penembakan terjadi sekitar pukul 20.45 di pusat kota, kata polisi kemudian dalam sebuah pernyataan, menambahkan penyelidikan sedang dilakukan.

Baca juga : India Catat Kenaikan Harian Tertinggi Covid-19 di Dunia

"Petugas Kepolisian Portland mendengar suara tembakan dari daerah Southeast 3rd Avenue dan Southwest Alder Street," kata pernyataan itu. "Mereka merespons dan menemukan korban dengan luka tembak di dada."

Trump akan melakukan perjalanan minggu depan ke Midwestern, Kenosha, tempat warga Afrika-Amerika Jacob Blake,29, ditembak beberapa kali di punggung oleh seorang polisi kulit putih, memicu gelombang protes nasional.

Dia akan bertemu polisi di Kenosha, Wisconsin, pada Selasa dan survei kerusakan akibat kerusuhan baru-baru ini yang dipicu oleh penembakan akhir pekan lalu, kata juru bicara Gedung Putih Judd Deere.

Blake ditembak setidaknya setengah lusin kali di depan anak-anaknya yang masih kecil ketika dia mencoba masuk ke dalam mobil, dalam sebuah insiden yang memicu luapan amarah atas penembakan lain terhadap seorang pria kulit hitam oleh polisi.

Deere tidak mengatakan apakah Trump akan bertemu dengan keluarga Blake.

Para pengunjuk rasa telah turun ke jalan di kota-kota besar nasional musim panas ini karena kematian orang kulit hitam di tangan polisi. Ini adalah kerusuhan sipil paling luas di AS selama beberapa dekade.

Trump telah mencirikan sebagian besar aktivis yang damai sebagai perusuh saat ia mendorong pesan hukum dan ketertiban saat berjuang keras untuk terpilih kembali pada Pilpres November mendatang.

Kenosha, sekitar satu jam perjalanan dari Chicago, menyaksikan tiga malam kekerasan setelah penembakan Blake ketika pengunjuk rasa membakar gedung dan mobil. (AFP/RTE/OL-2)

 

 

Baca Juga

AFP

Joe Biden Lontarkan Insyaallah saat Tanggapi Debat Trump

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:04 WIB
Pada saat debat Presiden Amerika Serikat (AS) berlangsung Selasa (29/9) malam, kandidat dari Partai Demokrat Joe Biden terdengar...
James Gilbert / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP

Susi Pudjiastuti akan Berbagi Cerita dengan Mike Tyson

👤Media Indonesia 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 21:10 WIB
"Untuk saya pribadi ini suatu kebanggaan dan surprise luar biasa diberi kesempatan mewawancarai Mike Tyson," kata...
AFP

AS Ancam Blokir Jika Kesepakatan TikTok-Oracle Membahayakan

👤Mediainonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 18:40 WIB
Jual-beli antara ByteDance, perusahaan induk TikTok, dengan Walmart Inc dan Oracle Corp belum menemui kesepakatan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya