Sabtu 29 Agustus 2020, 20:45 WIB

Sektor Perikanan Tumbuh Positif Saat Pandemi

Lilik Darmawan | Ekonomi
Sektor Perikanan Tumbuh Positif Saat Pandemi

MI/Lilik Darmawan
Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan pejabat Pemkab Banyumas menabur benih ikan di Embung Rawa Bener, Desa Piasa Kulon, Banyumas.

 

SEKTOR perikanan tetap bergeliat disaat yang lainnya tiarap diterpa pandemi Covid-19. Untuk itu pemerintah akan terus mendorong sektor perikanan. Salah satu yang dilakukan adalah membantu bibit kepada masyarakat. Di Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 450 ribu benih ikan berbagai jenis di antaranya adalah nilem dan nila.

Direktur Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya KKP Coco Kokarkin Soetrisno mengatakan, sektor perikanan masih tumbuh positif pada saat pandemi. Sektor ini masih mampu mengekspor ikan ke negara lain.

"Ketika sekor lain masih impor dan tidak dapat mengekspor, namun sektor perikanan masih positif dan dapat melakukan ekspor," kata Coco usai pelepasan benih ikan sebanyak 50 ribu di Embung Rawa Bener, Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Banyumas pada Sabtu (29/8). Dalam kesempatan itu, hadir juga anggota DPR Komisi IV Sunarna dan Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Menurut Coco, saat sekarang harga ikan malah mengalami kenaikan dengan permintaan juga meningkat. Dalam proses pembangunan sektor perikanan, maka yang diperlukan adalah membangun dari hilir, bukan hulu.

Baca Juga: Digitalisasi Jadi Solusi Bisnis Bertahan di Tengah Pandemi

"Pasar harus dilihat dulu, sebelum membudidayakan. Misalnya, saat sekarang pasar sidat terbuka. Selain pasar Jepang, China dan Korea, kini ada lagi pasar Eropa yakni Jerman dan Belanda. Bisa saja, para pengusaha khususnya dari Eropa diajak kerja sama untuk memasarkan ikan sidat dari Banyumas," ujarnya.

Anggota DPR Komisi IV Sunarna mengatakan bahwa ikan yang ditabur di Embung Rawa Bener diharapkan akan berdampak bagi masyarakat."Secara keseluruhan, bantuan benih dari KKP untuk Banyumas mencapai 450 ribu bibit. Sampai sekarang, pasar masih sangat terbuka. Tidak hanya ekspor, pasar lokal saja besar," katanya.

Sementara, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan pasar memang harus dilihat dahulu, sehingga akan jelas langkah budidayanya. "Jadi pasar memang harus jelas terlebih dahulu, baru nanti jenis ikan yang dibudidayakan mengikuti permintaan pasar. Percuma kalau sudah budidaya tetapi pasarnya tidak ada," jelasnya. (OL-13)

Baca Juga: KostraTani Disambut Optimisme Penyuluh Purwakarta

 

 

Baca Juga

Ist

Tetap Positif di Masa Krisis, TASPEN Raih Penghargaan idAAA

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 03:20 WIB
Peringkat idAAA mencerminkan karakteristik kesehatan keuangan yang terbaik karena idAAA adalah peringkat tertinggi atas kesehatan keuangan...
ANTARA

Tepat Memilih Masker saat Pandemi

👤MI 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:30 WIB
AKTIVITAS di era new normal selama masa pandemi coronavirus disease (covid-19) mengharuskan masyarakat menggunakan...
Dok. Pribadi

Buruh Diminta Ikut AKtif Membahas RPP UU Cipta Kerja

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:11 WIB
"Maka kami sebagai bagian dari kelompok aktivis buruh mengajak rekan-rekan kami yang lain untuk saatnya kita fokus pada pembahasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya