Sabtu 29 Agustus 2020, 20:19 WIB

Buntut Penyerangan Mapolsek Ciracas, 6 Anggota TNi Diperiksa

Tri Subarkah | Megapolitan
Buntut Penyerangan Mapolsek Ciracas, 6 Anggota TNi Diperiksa

Mi/Andry Widiyanto
Brimob berjaga di Mapolsek Ciracas usai dirusak sekelompok orang

 

SEBANYAK enam oknum anggota TNI diperiksa terkait penyerangan terhadap Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (29/8) dini hari.

Menurut Panglima Daerah Komando Militer (Pangdam) Jaya Mayjen Dudung Abdurachman, keenam orang yang diperiksa mendapat informasi dari Prada MI yang mengaku bahwa dirinya dikeroyok pada Jumat (28/8) malam.

"Dari hasil penyelidikan yang kami dapatkan, ada enam orang yang diperiksa dari hasil SMS antara Prada MI dengan kawan-kawannya, dan saat ini sedang dalam pemeriksaan Pomdam Jaya," kata Dudung dalam acara Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu (29/8).

Sebelumnya, Prada MI diketahui mengalami kecelakaan tunggal pada Jumat (28/8) sekira pukul 20.00 WIB di sekitar Arundina, Ciracas. Menurut Dudung, Prada MI mengabarkan ke rekan-rekan angkatannya bahwa ia dikeroyok.

"Dari HP yang kita ambil dari Prada MI, ditemukan bahwa yang bersangkutan memberikan informasi kepada angkatannya--jadi yang bersangkutan angkatan 2017--memberikan informasi bahwa yang bersangkutan itu dikeroyok, bukan kecelakaan tunggal," jelas Dudung.

Padahal kepada komandannya, Prada MI diketahui mengaku bahwa mengalami kecelakaan tunggal. Kesalahan informasi tersebut, kata Dudung, mengakibatkan terjadinya perusakan hingga ke Mapolsek Ciracas.

Baca juga : Insiden di Ciracas Diduga Akibat Misinformasi terkait Kecelakaan

Dudung menegaskan bahwa berdasarkan hasil dari kamera pengawas, Prada MI memang mengalami kecelakaan tunggal. Ia memastikan bahwa Prada MI juga diperiksa olah Pomdam Jaya, namun saat ini masih dalam perawatan.

"Jadi Prada MI masih dalam perawatan, tapi proses penyidikan tetap berlangsung dari Pomdam Jaya," terang Dudung.

Sampai sejauh ini, Dudung belum mendapatkan adanya keterlibatan masyarakat sipil dalam insiden tersebut. Menurutnya, ke depan akan ada penambahan pemeriksaan terhadap anggota yang terlibat.

"Jadi memang sekitar 100 orang yang melakukan aksi tersebut. Kalau hanya enam orang saya rasa tidak mungkin. Ini sedang kita kembangkan dan sedang kita lacak," ujarnya.

Dudung mengaku dirinya sudah mendapat mandat langsung dari Panglima TNI untuk menindak anggota yang terbukti bersalah dalam perusakan Mapolsek Ciracas dengan hukuman yang berlaku di TNI. (OL-7)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Perda PSBB Mendesak Diterbitkan

👤Hld/J-1 🕔Senin 21 September 2020, 05:40 WIB
TIGA peraturan gubernur (pergub) yang mengatur PSBB masih lemah penegakan hukum dan...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pelaku Belajar Mutilasi dari Youtube

👤Ykb/J-1 🕔Senin 21 September 2020, 05:30 WIB
“Yang bersangkutan belajar mutilasi pakai Youtube,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Jakarta,...
Medcom.id/Christian

23 September, Kantor Pemkot Jakpus Kembali Dibuka

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 20 September 2020, 20:00 WIB
Kantor Pemkot Jakpus akan dibuka kembali untuk pegawai maupun warga yang mengakses pelayanan pada hari Rabu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya