Sabtu 29 Agustus 2020, 05:40 WIB

BP Jamsostek Ingatkan Deadline 31 Agustus

(Des/Ant/E-2) | Ekonomi
 BP Jamsostek Ingatkan Deadline 31 Agustus

Dwi Apriani
Dirut BP Jamsostek Agus Susanto saat meninjau pelayanan LAPAK ASIK di Kantor BP Jamsostek Cabang Palembang, Selasa (21/7).

 

BP Jamsostek masih menunggu data pekerja yang memenuhi syarat menerima bantuan subsidi upah hingga penutupan pada 31 Agustus 2020. Pasalnya, saat ini baru 10,8 juta pekerja yang terdata dari target 15,7 juta pekerja.

"Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini para pekerja, termasuk nomor rekening aktif atas nama pekerja. Untuk nomor rekening yang tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi ulang kepada pekerja, lalu kami validasi ulang lagi," kata Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto dalam rilisnya, kemarin.

Kamis (27/8) lalu, Presiden Joko Widodo meluncurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang untuk tahap awal ini ditujukan kepada 2,5 juta pekerja yang bergaji di bawah Rp5 juta. Tahap berikutnya ditujukan kepada sisanya yang mencapai 15,7 pekerja.

Tiap pekerja penerima bantuan menerima Rp600 ribu tiap bulannya selama empat bulan. Pemberiannya dilakukan dalam dua tahap, masing-masing Rp1,2 juta yang dikirim langsung ke rekening bank pekerja yang sudah divalidasi BP Jamsostek sehingga total menjadi Rp2,4 juta.

Agus menyatakan agar BSU tepat sasaran, validasi dilakukan berlapis dalam tiga tahap.

Hingga Rabu (26/8), total nomor rekening yang diterima BP Jamsostek mencapai 13,8 juta. Dari jumlah tersebut, data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data.

"Terkait dengan proses validasi yang cukup detail ini, kami minta kepada perusahaan, baik yang belum mengirimkan maupun yang melakukan konfirmasi ulang, agar segera mengirimkan data karyawannya paling lambat 31 Agustus 2020," ujar Agus.

Bantuan itu, di mata Dewi Nurwita, salah satu pekerja swasta, bak kejatuhan durian runtuh. Pasalnya, bantuan itu turun di saat dirinya bersama teman-teman sekantornya sudah mengalami pemotongan gaji.

"Senang banget pastinya. Terlebih di saat perusahaan saya lagi ada program penghematan dengan cara pengurangan gaji karyawan. Subsidi ini sangat membantu," ungkapnya. (Des/Ant/E-2)

Baca Juga

Ist

Kemenaker Terima Data Terakhir Penerima BSU dari BPJAMSOSTEK 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 22:25 WIB
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, berterima kasih atas kinerja BPJAMSOSTEK karena telah berhasil mengumpulkan data nomor...
Antara/Indrianto Eko Suwarso

Petinggi Bursa Efek Diperiksa dalam Kasus Jiwasraya

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 22:17 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan, penyidik memeriksa Endra Febri Setyawan yang emrupakan Kepala Unit...
Dok. Intiland

Gaet Konsumen Properti,Intiland Gelar Promo Khusus Fabulous Friday

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 22:14 WIB
Program ini menawarkan banyak promo pembelian, seperti gebyar diskon, cicilan ringan, hadiah langsung, bunga Kredit Pembelian Rumah (KPR)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya