Sabtu 29 Agustus 2020, 04:19 WIB

Polri Rampungkan Olah TKP Kedua

Ykb/X-8 | Politik dan Hukum
Polri Rampungkan Olah TKP Kedua

MI/Susanto
Ilustrasi -- Gedung Kejaksaan Agung pasca terbakar

 

TIM Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua kebakaran Gedung Kejaksaan Agung. Ada temuan dugaan botol hidrokarbon di lokasi kebakaran, dan Polri akan menindaklanjutinya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan Puslabfor sudah memeriksa 99 saksi dan 24 rekaman CCTV. Perihal temuan dugaan botol hidrokarbon di lokasi kebakaran, dia menegaskan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Saya tidak bisa mendahului, tentunya nanti hasil pemeriksaan laboratorium forensik akan dibuka secara transparan kepada publik. Kita tunggu nanti hasilnya apa, hasilnya akan disampaikan oleh pimpinan kami,” ujar Awi, kemarin.

Untuk mengungkap penyebab kebakaran yang melalap gedung utama Kejagung tersebut, penyidik juga telah memeriksa banyak saksi dari beberapa kalangan. Mereka antara lain pegawai Kejagung, petugas cleaning service, dan office boy.

Secara terpisah, pakar fire safety dan guru besar Univer- sitas Pelita Harapan (UPH) Manlian Ronald Simanjuntak mengatakan kebakaran yang terjadi di Kejagung akibat kelalaian manusia. “Mengapa manusia lalai? Karena bangunan cagar budaya (gedung Kejagung) fungsinya harusnya tak seperti ini,” ucapnya.

Menurut dia, seharusnya ada penyesuaian fungsi dan kapasitas kegiatan di Gedung Kejagung yang telah berusia 58 tahun. Perihal temuan dugaan botol hidrokarbon di lokasi kebakaran, Manlian menuturkan hal itu terlalu dini karena tim Inafis maupun Puslabfor Polri belum mendapatkan bukti.

“Semua bukti belum ditemukan, terlalu dini untuk menyebut hidrokarbon karena di lantai 6 Kejagung itu sarat dengan alat kantor, ada AC dan kabel, kabelnya umurnya berapa,” ungkap dia.

Manlian mengemukakan, penyebab kebakaran bisa bermacam-macam, seperti oksigen, barang-barang yang mudah terbakar, atau adanya gas yang menimbulkan api. “Yang keempat, perilaku manusia juga dapat menimbulkan api, perlu diselidiki.” (Ykb/X-8)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.

Bareskrim Limpahkan Tahap II Kasus Surat Jalan Palsu Joko Tjandra

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 28 September 2020, 09:41 WIB
Tim Penyidik Bareskrim Polri akan melakukan penyerahan tersangka Joko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking beserta...
ANTARA/Abriawan Abhe

Tegakkan Sanksi bagi Pelanggar Kampanye

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 28 September 2020, 08:21 WIB
Setiap pelanggar siapapun itu mesti ditindak tegas supaya ada efek...
Antara/Zabur Karuru

RUU Cipta Kerja Lindungi Buruh Sekaligus Investor

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 28 September 2020, 07:44 WIB
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker, Haiyani Rumondang mengatakan penyempurnaan RUU Cipta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya