Kamis 27 Agustus 2020, 09:00 WIB

Ini Penyebab Dinosaurus Bertubuh Raksasa

Galih Agus Saputra | Weekend
Ini Penyebab Dinosaurus Bertubuh Raksasa

Unsplash.com/Ryo Tanaka
Tulang Dinosaurus

Dinosaurus boleh dibilang sebagai salah satu mahluk terbesar yang pernah hidup di bumi. Argentinosaurus, misalnya, ialah herbivora yang pernah diidentifikasi oleh manusia, dimana panjang lehernya bisa lebih dari 30 meter, sementara berat badannya mencapai 50 ton. Selain itu, ada juga Tyrannosaurus Rex. Hewan pemakan daging ini dapat tumbuh setinggi 12 meter dengan bobot mencapai 8 ton.

Para ahli sebelumnya mengatakan dinosaurus dapat tumbuh menjadi raksasa karena mereka tidak memiliki beban biologis. Alih-alih membawa bayinya kemana-mana, mereka justru meninggalkan telur sehingga dapat berkembang lebih bebas ketimbang mamalia yang hidup di zaman sekarang.

Namun, studi terbaru yang dilakukan di University of Massachusetts mengungkapkan bahwa hal itu bukanlah faktor tunggal yang memengaruhi pertumbuhan dinosaurus. Tim riset yang dipimpin oleh Seth Donahue itu mengatakan, tumbuh kembang seekor dinosaurus juga dapat diamati melalui jaringan tulang.

Analisis yang dilakukan Seth dkk berfokus pada tulang trabekuler. Bagian ini wujudnya seperti spons yang sering ditemukan di ujung tulang paha. Seorang ahli dari Northeastern University yang mengamati jalannya penelitian, Sandra Shefelbine mengatakan, hingga sekarang memang belum ada yang mempelajari sifat jaringan tulang tersebut pada dinosaurus.  Maka dari itu, apa yang dilakukan oleh Seth dkk boleh dikatakan sebagai suatu terobosan yang cukup menarik dan unik.

Seth mengatakan tulang trabekuler ialah struktur yang sifatnya kuat dan ringan. Dengan menggunakan metode yang disebut 'Analisis Elemen', mereka kemudian dapat memindai secara rinci dan menemukan perbedaannya dengan mamalia yang hidup di zaman sekarang.

“Saya pikir temuan ini memiliki implikasi untuk memahami bagaimana dinosaurus mampu memiliki ukuran tubuh raksasa yang tidak terlihat pada hewan saat ini. Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa mungkin hasil penelitian dapat dirujuk sebagai inspirasi untuk merancang benda-benda yang membutuhkan kekuatan ringan dan kuat, seperti jembatan atau pesawat ulang-alik," katanya, seperti dilansir Newscientist.com. (M-4)

Baca Juga

The Man Standing Next (2020)

Rayakan Tiga Dekade Berakting, Biografi Aktor Ikonik ini Terbit

👤Fathurrozak 🕔Selasa 24 November 2020, 11:35 WIB
Buku ini dibagi menjadi lima bagian: anatomi, kolaborasi, analisis, wawancara, dan...
MI/Dede Susianti

Ayo Kenali Ragam Kain Tradisional Nusantara

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 24 November 2020, 08:10 WIB
Pengenalan dilakukan secara daring melalui akun Instagram Unit Pengelola Museum Seni Jakarta,...
MI/Susanto

Pertunjukan Musik Daring jadi Medium Promosi Destinasi Wisata

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 24 November 2020, 08:10 WIB
Pprogram Wonders ditujukan untuk menjelajahi dan mengabadikan keindahan Indonesia dengan segala keunikannya, melalui kekuatan pengalaman...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya