Minggu 23 Agustus 2020, 17:18 WIB

NATO Bantah Tuduhan Penempatan Pasukan di Belarus

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
NATO Bantah Tuduhan Penempatan Pasukan di Belarus

AFP/Sergei Gapon
Aksi protes warga Belarus yang tidak terima dengan hasil pemilihan presiden.

 

NATO menepis tuduhan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, terkait kekuatan asing yang mengatur penambahan pasukan di perbatasan negara tersebut. Tuduhan itu dinilai sebagai klaim tidak berdasar.

Dengan mengenakan seragam militer, Lukashenko menyebut pihaknya telah menempatkan angkatan bersenjata dalam siaga tinggi. Adapun aksi protes memenuhi sejumlah ruas jalan Minsk, Ibu Kota Belarus, pada Sabtu waktu setempat.

Para pengunjuk rasa menuntut agar Lukashenko mundur. Pemimpin yang memerintah Belarus selama 26 tahun itu menuding NATO berusaha memecah belah Belarus, serta melantik presiden baru.

Baca juga: Lukashenko Menangi Pemilu Presiden Belarus

Dia mengatakan pasukan di Polandia dan Lithuania sedang mempersiapkan diri. Tidak terima, pihaknya pun mengerahkan angkatan bersenjata ke perbatasan barat.

"Mereka (kekuatan asing) mengguncang situasi di dalam negeri. Mencoba menggulingkan pihak berwenang," pungkas Lukashenko, seraya memerintahkan kepala keamanan untuk mengambil langkah tegas.

NATO menyatakan aliansi tidak menimbulkan ancaman bagi Belarus atau negara lain. Serta, tidak memiliki pembangunan militer di wilayah. "Postur kami sangat defensif," bela NATO.

Baca juga: Uni Eropa Tolak Hasil Pemilu Belarus

"Rezim berusaha untuk mengalihkan perhatian dari masalah internal Belarus dengan cara apapun, dengan pernyataan yang tidak berdasar tentang ancaman eksternal imajiner," pungkas Presiden Lithuania, Gitanas Nauseda.

NATO mendesak Belarus untuk menghormati hak asasi warganya. Lukashenko terpilih kembali sebagai Presiden Belarus pada 9 Agustus. Namun, publik menilai pemungutan suara dipenuhi praktik kecurangan.(BBC/OL-11)

 

Baca Juga

Medcom

Serangan terhadap Sekolah di Kamerun, 8 Siswa Tewas

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:24 WIB
PBB mengatakan serangan itu merupakan salah satu yang terburuk di wilayah tersebut hingga saat...
Dok : Reuters/Medcom.id

Kasus Covid-19 Prancis Lampaui 1 Juta

👤Nur/AFP/I-1 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:10 WIB
Pada Kamis, Prancis melaporkan rekor harian kasus baru sebanyak 41.622 dan jumlah pasien dalam perawatan intensif berada pada level...
AFP/Medcom.id

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Covid-19 Gratis di AS

👤Nur/AFP/I-1 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:03 WIB
Lonjakan kasus terjadi kurang dari dua minggu sebelum pemilihan presiden yang akan berlangsung pada 3 November. Virus menghantam sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya