Selasa 18 Agustus 2020, 19:10 WIB

Novel Laksmi Pamuntjak Berjaya di Singapore Book Awards 2020

Abdillah Marzuqi | Weekend
Novel Laksmi Pamuntjak Berjaya di Singapore Book Awards 2020

LaksmiPamuntjak.com
Kover muka novel Fall Baby

Novel Fall Baby karya Laksmi Pamuntjak meraih penghargaan Best Literary Work - Singapore Book Awards 2020. Penghargaan ini diumumkan oleh Asosiasi Penerbit Buku Singapura secara daring pada Kamis (13/8) lalu.

"Saya tidak memprediksi Fall Baby sebagai karya yang akan menerima penghargaan. Tapi, kisah ini perlu saya ceritakan. Sebuah desakan yang kemudian dipahami oleh Nora Abu Bakar, editor saya di Penguin Random House SEA. Nora menaruh kepercayaan pada kisah Siri, dan penting bagi saya untuk mengetahui hal itu. Keyakinan kemudian membuat prosesnya menjadi mudah dan menyenangkan. Kami sama-sama menginginkan yang terbaik untuk Fall Baby,” terang Laksmi saat temu pewarta secara daring (18/8).

Fall Baby merupakan novel pertama Laksmi Pamuntjak yang berbahasa Inggris dan diterbitkan Penguin Random House pada September 2019. Bagi Laksmi, penerbitan karyanya oleh Penguin Random House adalah sebuah kehormatan.

"Bagi saya gak ada validasi yang lebih tinggi bagi keberadaan, eksistensi, identitas saya sebagai penulis. Jadi saya betul-betul merasa tersanjung," ucapnya.

Novel itu juga menjadi bestseller di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, Fall Baby terbit dengan judul Kekasih Musim Gugur yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 3 Agustus lalu.

“Setelah sebelumnya terbit dalam Bahasa Jerman sebagai Herbstkind dan dalam Bahasa Inggris sebagai Fall Baby, akhirnya buku ini terbit di tanah airnya sendiri sebagai Kekasih Musim Gugur. Semoga penerbitan buku ini akan mengakhiri masa penantian para pembaca Amba yang sudah lama  ingin menikmati sekali lagi kepiawaian Laksmi dalam menjalin-kelindan dengan indah masa lalu dan masa kini,” ujar Siti Gretiani, General Manager Gramedia Pustaka Utama.

Kekasih Musim Gugur adalah kisah dua perempuan, Srikandi (Siri) dan Dara. Yang satu seorang seniman kosmopolitan, yang satunya lagi seorang aktivis politik. Siri adalah anak Amba dan Bhisma, tokoh utama novel pertama Laksmi Pamuntjak, Amba.

Setelah bertahun-tahun mengembara di pelbagai kota di dunia—London, New York, Madrid—Siri memutuskan hidup di Berlin untuk menghindar dari masa lalu keluarganya. Tak disangka, sebuah berita mengejutkan memaksanya pulang ke Jakarta.

Di tanah air, Siri harus menghadapi realita keluarganya yang pedih, ditambah dengan jalin-kelindan kompleks antara seni rupa, politik, dan sejarah, terutama ketika salah satu pamerannya dihujat dan dilarang karena dianggap melanggar susila.

Dalam pergulatannya, Siri harus memaknai ulang hubungannya dengan ibunya, Amba, dengan mantan sahabatnya, Dara; dengan anak tirinya, Amalia; dan dengan sejarah bapak kandungnya yang kelam. (M-2) 

Baca Juga

The Man Standing Next (2020)

Rayakan Tiga Dekade Berakting, Biografi Aktor Ikonik ini Terbit

👤Fathurrozak 🕔Selasa 24 November 2020, 11:35 WIB
Buku ini dibagi menjadi lima bagian: anatomi, kolaborasi, analisis, wawancara, dan...
MI/Dede Susianti

Ayo Kenali Ragam Kain Tradisional Nusantara

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 24 November 2020, 08:10 WIB
Pengenalan dilakukan secara daring melalui akun Instagram Unit Pengelola Museum Seni Jakarta,...
MI/Susanto

Pertunjukan Musik Daring jadi Medium Promosi Destinasi Wisata

👤Galih Agus Saputra 🕔Selasa 24 November 2020, 08:10 WIB
Pprogram Wonders ditujukan untuk menjelajahi dan mengabadikan keindahan Indonesia dengan segala keunikannya, melalui kekuatan pengalaman...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya