Senin 17 Agustus 2020, 16:17 WIB

Pemerintah Harap Uji Klinis Vaksin Fase III Berjalan Lancar

Atalya Puspa | Humaniora
Pemerintah Harap Uji Klinis Vaksin Fase III Berjalan Lancar

Antara/NOVRIAN ARBI
Petugas menyuntikan vaksin kepada relawan saat uji klinis Vaksin COVID-19, Bandung (14/8/2020)

 

Pemerintah berharap uji klinis vaksin covid-19 fase III yang kini tengah berlangsung dapat berjalan dengan lancar agar vaksin dapat segera diproduksi secara massal di Indonesia.

"Harapannya, uji klinis fase 3 ini lulus, dan kemudian dapat disampaikan ke BPOM untuk memperoleh izin produksi. Setelah itu Biofarma memproduksi vaksin tersebut untuk digunakan di Indonesia," kata Deputi Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto, Senin (17/8).

Ada pun nantinya setelah uji klinis vaksin dinyatakan selesai, penerapan adaptasi kebiasaan baru masih terus harus dilakukan. Pasalnya, perlu ada pemantauan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Baca juga: HUT RI ke-75, Menkes Ingatkan Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan

"Karena intervensi harus dilakukan sebagai satu paket, seperti tetap harus cuci tangan, etika batuk, dan lain-lain bisa menjadi kebiasaan PHBS yang semakin baik. Jika sudah ada vaksin, maka perlu ditentukan prioritas target vaksin, rencana distribusi, dan lain-lain," lanjutnya.

Namun, karena pengembangan vaksin masih membutuhkan waktu selama 6 bulan ke depan, maka Agus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara tertib.

"Intervensi non pharmasi seperti jaga jarak, physical distancing, memakai masker, cuci tangan memakai sabun, stay at home dan lain-lain harus dilakukan secara optimal," tandasnya. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/BASRI MARZUKI

Berita Potensi Tsunami, BMKG Imbau Masyarakat Tak Panik

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Minggu 27 September 2020, 19:35 WIB
Informasi mengenai potensi gempa berdasarkan pemodelan yang dibuat para ahli sebenarnya ditujukan sebagai acuan...
ANTARA/M Agung Rajasa

FSGI Ragukan Kredibilitas Aplikasi di Kuota Belajar Kemendikbud

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 27 September 2020, 19:20 WIB
Dari 19 aplikasi pembelajaran yang difasilitasi kuota belajar, terdapat setidaknya lima aplikasi yang diragukan...
dok.mi

Selama PJJ, Banyak Anak di NTT Alami Kekerasan Psikis

👤Palce Amalo 🕔Minggu 27 September 2020, 18:00 WIB
SELAMA pandemi covid-19 yang mengharuskan pemerintah menerapkan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) banyak anak di Nusa Tenggara Timur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya