Sabtu 15 Agustus 2020, 04:09 WIB

Merah Putih Siap Dipakai pada 2022

Dhk/Fer/Ant/X-7 | Humaniora
Merah Putih Siap Dipakai pada 2022

Medcom.id
Ilustrasi vaksin korona

 

VAKSIN Merah Putih buah karya Bio Farma dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman diharapkan siap digunakan masyarakat pada 2022. Vaksin itu dikembangkan berbasis rekombinan subunit berbasis protein S (Spike) dan protein N dari virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19.

“Itu harapan kita bersama untuk vaksin Merah Putih,” kata Manajer Senior Integrasi Riset dan Pengembangan PT Bio Farma, Neni Nurainy, dalam diskusi publik tentang covid-19 dan prospek vaksin untuk Indonesia di Jakarta, kemarin.

Pengembangan Merah Putih, lanjutnya, merupakan upaya untuk kemandirian dan membangun kapasitas bangsa dari segi vaksin. Lembaga Eijkman saat ini sedang mengembangkan bibit vaksin Merah Putih dan diharapkan pada awal 2021 sudah diterima oleh Bio Farma. “Kemudian kita lakukan pengembangan lebih lanjut di Bio Farma, yakni uji praklinis, uji klinis fase I, II, dan III,” tambah Neni.

Secara terpisah, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo telah mendaftarkan diri untuk menjadi relawan uji klinis vaksin.

Lebih lanjut, Wiku mengatakan perkembangan kasus aktif covid-19 di Tanah Air kian hari cenderung menurun sepanjang 13 Juli–12 Agustus 2020. “Per 13 Juli 2020 berada di angka 47,59%. Lalu per 13 Agustus 2020 kasus aktif covid-19 sebanyak 39.290 (29,5%),” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2020 di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, menyatakan upaya pemerintah menanggulangi pandemi sudah dilakukan secara cepat dan luar biasa.

Presiden juga mengapresiasi perjuangan berbagai elemen untuk menghambat penyebaran, mengobati yang sakit, dan mencegah kematian
akibat covid-19.

Hingga kemarin siang, Kementerian Kesehatan mencatat total kasus terkonfirmasi positif covid-19 menjadi 135.123 setelah ada penambahan sebanyak 2.307 orang. Pasien sembuh menjadi 89.618 setelah ada penambahan sebanyak 2.060 orang dan pasien meninggal menjadi 6.021 dengan penambahan 53. (Dhk/Fer/Ant/X-7)

Baca Juga

Ilustrasi

Kemenkes Sudah Salurkan Rp2,3 Triliun untuk Insentif Nakes

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 25 September 2020, 21:39 WIB
Data Badan PPSDM Kesehatan, per tanggal 23 September 2020 total anggaran yang telah disalurkan untuk insentif tenaga kesehatan sebesar Rp...
ANTARA/Adiwinata Solihin

Pemulihan 14 Juta Hektare Lahan Kritis Butuh 60 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 21:38 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan upaya pemulihan 14 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan waktu...
ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Ibu Rumah Tangga Ujung Tombak Tekan Klaster Keluarga

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 25 September 2020, 19:15 WIB
Menteri PPPA mengajak keluarga-keluarga di Indonesia untuk bergotong-royong bersama memerangi pandemi covid-19 dan menekan penularan dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya