Jumat 14 Agustus 2020, 15:41 WIB

Atasi Stunting dan Anemia dengan Lomba Kreasi Makanan Lokal

Eni Kartinah | Humaniora
Atasi Stunting dan Anemia dengan Lomba Kreasi Makanan Lokal

Dok.MI/UI
Tim pengabdian masyarakat FKM UI sedang mendeteksi stunting pada anak.

 

Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) sebuah organisasi internasional berbasis di Swiss yang bertujuan untuk membantu mengurangi masalah malnutrisi bersama pusat teknologi dan inovasi Innovation Factory menyelenggarakan final demo day I-PLAN Business Innovation Challenge.

Final demo day ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian kegiatan kompetisi yang telah berlangsung sejak Oktober 2019 untuk mencari dan mendapatkan inovasi produk makanan lokal bergizi tinggi berbahan dasar ikan yang dapat membantu menurunkan risiko anemia dan stunting, serta memperkuat ketersediaan pangan di Indonesia.

Kompetisi tingkat nasional yang telah diadakan sebanyak dua kali ini, turut diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia.

“Kami melihat bahwa status gizi masyarakat mengalami perbaikan namun masih di atas ambang batas masalah kesehatan sehingga ini tetap jadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Penyebab masalah gizi multifaktorial dan penanganannya tentu perlu keikutsertaan semua sektor,” kata Dhian Proboyekti, Direktur Gizi Masyarakat, Kemenkes, pada keterangan pers rilis, Jumat (14/8).

“Pada tingkat masyarakat terkait konsumsi makanan sebagai penyebab langsung, masih banyak yang belum memahami mengenai pentingnya gizi yang terkandung di dalam makanan, serta pilihan makanan siap saji atau siap masak yang mengandung gizi baik masih relatif terbatas didapatkan atau relatif mahal,” jelasnya.

“Melalui I-PLAN Business Innovation Challenge, kami dapat menghadirkan inovasi produk makanan olahan dari kekayaan sumber laut Indonesia yang bergizi, lezat, dengan harga terjangkau dan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” ucap Dhian.

I-PLAN Business Innovation Challenge dimulai pada bulan Oktober 2019, dilanjutkan dengan roadshow ke 4 kota yaitu Bandung, Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya, dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari startup, institusi, organisasi, asosiasi dan UMKM.

 Total sebanyak 277 proposal diterima dan diseleksi secara ketat, sehingga diperoleh 10 finalis untuk tampil dalam final pitching day yang telah diadakan pada tanggal 13 Desember 2019 di Jakarta, dimana akhirnya terpilih 5 finalis utama untuk mengikuti final demo day yang diselenggarakan pada hari ini.

Kelima finalis utama tersebut adalah Agus Heri Santoso dengan produk Biskuit Ikan Gabus Striata, Imelda Delfina Sibarani dengan produk I-Fit Sereal Ikan, David Giamatri Gunawan dengan produk Uni Urchin, Kikis Rochana Handayani dengan produk Hokky Mie, dan Noer Laily dengan produk Purulla.

Selama persiapan menuju final demo day, kelima finalis telah mengikuti program pelatihan secara eksklusif dari GAIN, Ultra Indonesia, KKP, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dan Kementerian Kesehatan, yang dibagi menjadi dua tahap, yaitu pelatihan (Bootcamp) dan pendampingan (mentoring & evaluation).

Pada tahap Bootcamp para finalis diajarkan untuk mempersiapkan produk dan usaha sehingga dapat melakukan penetrasi pasar dengan mengembangkan teknik produksi, distribusi, dan pemasaran.

Setelah itu para kelima finalis utama mengikuti program pendampingan (Mentoring & Evaluation), dimana mereka mendapatkan kesempatan untuk mematangkan model bisnis dan strategi pemasaran mereka. Selain itu, mereka juga mendapatkan dana pengembangan senilai total 1 Miliar Rupiah dan pendistribusian produk pada gerai-gerai ternama di Indonesia.

Dalam final demo day yang diadakan secara virtual, kelima finalis melakukan presentasi dihadapan dewan juri. Setelah proses penilaian, akhirnya terpilih I-Fit Sereal Ikan sebagai juara I-PLAN Business Innovation Challenge 2019, dan berhak untuk memperoleh hadiah sebesar Rp 100 juta.

“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian kegiatan I-PLAN Business Innovation Challenge dapat terselenggara dengan baik,” ucap Ravi K Menon, Country Director, Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) Indonesia.

Kami juga mengucapkan selamat kepada para grand finalis dan pemenang. Kami berharap ini menjadi awalan yang baik untuk semakin terciptanya inovasi-inovasi makanan sehat dan bergizi yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan yang terjadi di Indonesia,” ucap Ravi.

Sementara itu, Trisna Ningsih, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu, KKP RI, mengatakan, “Sebagai negara maritim, Indonesia diberkahi dengan tersedianya berbagai sumber daya yang dapat menjadi bahan dasar produk makanan.”

“Kami yakin I-PLAN Business Innovation Challenge akan semakin mendorong inovator makanan untuk menciptakan berbagai macam produk makanan bergizi,ujar Trisna. (RO/OL-09)

 

 

Baca Juga

Antara

Doni Monardo: Masyarakat Ujung Tombak Pencegahan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 29 September 2020, 01:48 WIB
Masyarakat dalam hal ini harus dapat memahami betapa pentingnya menjaga diri dan tetap patuh dengan protokol...
Dok. Sekretariat Wakil Presiden

Wapres: Peran Pemuka Agama dalam Penanganan Pandemi Penting

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 29 September 2020, 01:24 WIB
"Saya menilai peran para ulama dan pemuka agama sangatlah penting, khususnya dalam upaya pencegahan penularan Covid-19,"...
Dok. STP Trisakti

Talent Festival Internasional Ajang Adu Bakat Siswa dan Mahasiswa

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 29 September 2020, 01:15 WIB
Adapun peserta Tiongkok berasal dari lima kota yaitu Guilin, Guangzhou, Wuxi, Yangzhou dan Nanchang. Sedangkan peserta Thailand berasal...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya