Jumat 14 Agustus 2020, 13:35 WIB

Korea Selatan Sediakan Halte Bus Antivirus Berteknologi Tinggi

Faustinus Nua | Internasional
Korea Selatan Sediakan Halte Bus Antivirus Berteknologi Tinggi

AFP/JUNG YEON-JE
Halte bus berteknologi tinggi yang dapat melindungi dari virus covid-19 dan hujan di Seoul (12/8/2020)

 

Korea Selatan telah membuka babak baru dalam memerangi virus covid-19 dengan menyediakan halte bus berteknologi tinggi di ibu kotanya. Halte tersebut memiliki pintu pengatur suhu dan lampu desinfeksi ultraviolet.

Dikutip The Guardian, untuk masuk, penumpang harus berdiri di depan kamera pencitraan termal otomatis. Pintunya akan terbuka hanya jika suhu penumpang di bawah 37,5°C. Kamera terpisah juga dipasang di bagian bawah untuk menguji anak-anak.

Di dalam bilik berdinding kaca, yang masing-masing harganya sekitar 100 juta won atau USD84.000, terdapat sistem AC yang memiliki lampu ultraviolet. AC tersebut dipasang untuk membunuh virus sekaligus mendinginkan udara.

Baca juga: WHO Bantah Virus Covid-19 Dapat Menempel pada Kemasan Makanan

Wifi gratis juga disediakan termasuk tempat pembersih tangan. Pengguna disarankan untuk memakai masker wajah setiap saat. Penumpang juga wajib menjaga jarak setidaknya satu meter dari yang lain.

Fasilitas canggih itu telah dipasang di distrik timur laut Seoul. Teknologi itu memberi perlindungan dari hujan monsun dan musim panas serta covid-19.

“Kami telah memasang semua langkah antivirus yang tersedia yang dapat kami pikirkan di stan ini,” kata Kim Hwang-yun, pejabat distrik yang bertanggung jawab atas proyek Smart Shelter.

Sejak dipasang minggu lalu, setiap fasilitas telah digunakan oleh sekitar 300 hingga 400 orang setiap hari. Untuk memastikan penumpang tidak ketinggalan bus, pada panel ditampilkan perkiraan waktu kedatangan bus dan menyiarkan langsung lalu lintas di luar.

Kim Ju-li, seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun yang menggunakan halte bus baru untuk pertama kalinya mengatakan, "Saya merasa sangat aman di sini karena saya tahu orang lain di sekitar saya telah diperiksa suhu tubuhnya sebaik saya".

Korea Selatan terdampak wabah virus covid-19 awal terburuk di luar Tiongkok. Namun, negara itu dapat mengendalikannya secara luas dengan program 'lacak, uji, dan obati yang ekstensif.  Negara ini juga tidak pernah memberlakukan lockdown. (TheGuardian/OL-14)

 

Baca Juga

AFP

Kanselir Jerman Khawatir dengan Lonjakan Cepat Kasus Korona

👤Nur Aivanni 🕔Senin 28 September 2020, 18:24 WIB
Merkel pun meminta warga untuk menjaga kebersihan dan menggunakan masker jika menjaga jarak sosial tidak bisa...
AFP

Kasus Covid-19 di India Lampaui 6 juta

👤Nur Aivanni 🕔Senin 28 September 2020, 12:45 WIB
Perdana Menteri Narendra Modi meminta orang-orang untuk tetap mengenakan penutup wajah ketika mereka keluar...
AFP/NELSON ALMEIDA

Kasus Harian Akibat Covid-19 di Brasil Alami Peningkatan

👤Nur Aivanni 🕔Senin 28 September 2020, 11:53 WIB
Sao Paulo sejauh ini mencatat 35.108 kematian, yang diikuti oleh Rio de Janeiro, dengan 18.278 kematian akibat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya