Jumat 14 Agustus 2020, 11:01 WIB

Langgar Aturan, DKI Ajukan Penyegelan Hotel Shangri-La

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Langgar Aturan, DKI Ajukan Penyegelan Hotel Shangri-La

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Ilustrasi: Pemprov menyegel bar di kawasan Kemang

 

DINAS Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI mengajukan penyegelan terhadap hotel Shangri-La karena didapati melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Parekraf DKI Bambang Ismadi menuturkan, bar di hotel tersebut didapati buka dan menggelar live music.

"Benar kami usulkan untuk disegel. Bar di hotel Shangri-La beroperasi saat pandemi," kata Bambang kepada Media Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8).

Baca juga: Nekat Buka, Pengelola Karaoke Masterpiece Kena Sanksi

Bambang mengakui mendapat laporan dari masyarakat perihal pelanggaran yang dilakukan pihak hotel Shangri-La. Sidak dilakukan Disparekraf bersama Satpol PP terjadi pada Sabtu (8/8) lalu

"Mereka juga tidak punya izin operasional," imbuhnya.

Untuk penindakan pelanggaran, Bambang menyerahkan ke Satpol PP. Disparekraf DKI Jakarta masih melarang tempat hiburan dibuka seperti bar, karoke, bioskop, tempat fitness, tempa bowling dan lainnya. Hal itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 211 Tahun 2020

"Soal segel dan denda kami serahkan ranahnya ke Satpol PP," tutur Bambang.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Aprilio Akbar

Cari Tau Cara Atasi Banjir, Pansus DPRD Belajar dari Surabaya

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:16 WIB
Sebelumnya, Pansus Banjir juga sudah ke Pekalongan dan Semarang untuk mempelajari hal yang...
MI/USMAN ISKANDAR

Pemprov DKI Tambah Pompa untuk Antisipasi Banjir

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 21:26 WIB
Hal itu dipastikan dari pengajuan anggaran Dinas SDA DKI pada rancangan APBD Perubahan 2020 yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD DKI...
Dok MI

Pemkot Depok Gelar Rapat Simulasi Suntik Vaksin Covid-19

👤Kisar Rajagukguk 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 21:20 WIB
Menurut Dedi, sasaran warga yang akan divaksin sebanyak 60%. Hanya saja di tahap awal baru 20% saja vaksin yang akan didistribusikan ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya