Kamis 13 Agustus 2020, 08:52 WIB

Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Jajaran KPU Diminta Waspada

Kautsar Bobi | Politik dan Hukum
Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Jajaran KPU Diminta Waspada

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

 

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meminta jajarannya di daerah harus waspada dalam menjalankan tugas menyelenggarakan tahapan Pilkada 2020. Menyusul  salah satu staf KPU Kabupaten Yahukimo, Henry Jovinski dibunuh saat menjalankan tugas oleh orang tak dikenal (OTK).

"Kita dapat menjalankan tugas (dengan) sangat berhati-hati, memperhatikan situasi sekitar, kita tetap harus menjalankan tugas kita dengan baik," ujar Arief di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu,12 Agustus 2020.

Arief meminta aparat Kepolisian dapat memberikan kemanan dan keselamatan penyelenggara pemilu. Tidak hanya mengamankan jalannya proses tahapan Pilkada 2020.

"Aparat keamanan bisa menjaga kami dan berkoordinasi terus proses penyelenggaran ini Pilkada," tuturnya.

Kedepan diharapkan tidak ada lagi jajaranya yang harus gugur dalam menjalankan tugas. Ia khwatir hal serupa dapat memberikan dampak pada partisipasi pemilih saat hari pencoblosan.

"Tidak ada lagi kejadian-kejadian yang membuat beberapa pihak khawatir, risau bahkan mungkin ragu dan takut bisa terlibat dalam penyelengaraan Pilkada," jelasnya.

baca juga: Papua Paling Rawan Konfl ik Pilkada 2020

Sebelumnya, salah satu staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo, Henry Jovinski meninggal setelah lehernya ditebas oleh orang tak dikenal (OTK). Henry diserang saat melakukan monitoring proses coklit di salah satu kampung di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

"Benar, salah satu staf KPU Yahukimo meninggal saat menjalankan tugas di Dekai," kata Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, kepada Medcom.id, Selasa (11/8) malam.

Theodorus mengakui belum mendapatkan kronologis kejadian pembunuhan terhadap Henry. Saat ini kasus tengah didalami kepolisian. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Napoleon Gugat Sangkaan Terima Suap Joko Tjandra

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 28 September 2020, 21:35 WIB
Kuasa hukum menyebut Polri selaku termohon tidak memiliki bukti penerimaan suap terhadap kliennya, tersangka gratifikasi, Irjen...
Dok Mi

Ahli Ingatkan Kewenangan Penyidikan Jaksa Terbatas

👤Ant 🕔Senin 28 September 2020, 21:13 WIB
Di sisi lain, ia mengakui tidak ada negara di dunia penyidik itu tunggal. Namun, kewenangan jaksa dalam penyelidikan dan penyidikan itu...
ANTARA

Satu Tahanan KPK Terinfeksi Korona

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 28 September 2020, 21:09 WIB
Sementara KPK akan menunda sementara pemeriksaan terhadap para tahanan yang dititipkan di rutan Polisi Militer Kodam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya