Kamis 13 Agustus 2020, 07:46 WIB

RUU Cipta Kerja Jadikan UMKM Sektor Utama Perekonomian

Cahya Mulyana | Ekonomi
RUU Cipta Kerja Jadikan UMKM Sektor Utama Perekonomian

Antara/Zabur Karuru
Para pekerja di industri olahan perikanan. RUU Cipta Kerja diharapkan bisa meningkatkan kembali gairan investasi di Indonesia.

 

EKONOM dari Universitas Padjadjaran Anang Muftiadi melihat RUU Cipta Kerja bertumpu pada kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penerapan pengupahan lebih sederhana dapat memacu UMKM tumbuh subur.

"Undang-undang ini akan menyentuh ke UMKM untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak. UMKM ini akan jadi lead project dari RUU Cipta Kerja karena ini area yang perlu diperhatikan. Karakteristik bisnisnya macam-macam, aspek tenaga kerjanya juga berbeda-beda," kata Anang Muftadi, Kamis (13/8).

Semangat RUU Cipta Kerja untuk kemudahan berusaha dan peningkatan investasi, juga harus dilihat secara luas terutama untuk sektor UMKM. Investasi harus dilihat konteksnya secara luas karena investasi tidak selalu dan harus dari modal asing.

"Ketika kelas menengah dan kecil memulai usaha, ini juga bisa disebut investasi dalam negeri yang juga mendorong terciptanya lapangan pekerjaan," kata Anang.

Menurut Anang, Indonesia adalah salah satu negara dengan sistem pengupahan paling kompleks di dunia jika merujuk pada banyaknya versi upah minimum. Penerapan aturan yang lebih sedikit mengenai pengupahan seperti yang dicanangkan di RUU Cipta Kerja, sangat mungkin mendorong pengusaha-pengusaha kecil dan menengah untuk terus bermunculan.

"Kita ini (Indonesia) paling sulit untuk memulai usaha. Ketika ada UMKM yang mau membuka usaha dan melihat aturan UMK dan UMP yang versinya bisa sangat berbeda-beda di tiap wilayah, mereka pasti akan pikir-pikir lagi," kata Anang.

baca juga: Pengamat: RUU Cipta Kerja Menguntungkan Pekerja

Lebih jauh, Anang juga menganggap perlu adanya fokus dari pemerintah untuk memastikan rancangan Peraturan Pemerintah (PP) di bawah RUU Cipta Kerja bisa terinstitusionalisasi dengan baik. 

"Ini supaya operasional dari Undang-Undang ini bisa tepat sasaran dan efektif. Jangan sampai nanti di daerah-daerah masih bingung soal aturan turunan untuk penerapan kebijakan besarnya," pungkasnya. (OL-3)
 

Baca Juga

Antara/Nova Wahyudi

Pemerintah Tanggung Bea Masuk Impor Industri Terdampak Pandemi

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 29 September 2020, 22:45 WIB
PMK tersebut diterbitkan sebagai upaya Pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara, serta menjaga stabilitas...
AFP/Tauseef Mustafa

Pemerintah Buka Peluang Terapkan Rapid Test Antigen

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 29 September 2020, 20:46 WIB
"Kami baru saja mendapat kabar dari World health Organization (WHO) bahwa rapid tes antigen bisa menunjukkan hasil tes dalam waktu...
Antara/Adwit B Pramono

Besok Hingga 2 Pekan Ke depan, Tol Manado-Danowudu Gratis

👤Insi nantika Jelita 🕔Selasa 29 September 2020, 20:39 WIB
"Sosialisasi dua minggu ini sekaligus untuk menyiapkan perilaku berkendara masyarakat. Karena biasanya setelah jalan tol diresmikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya