Kamis 13 Agustus 2020, 05:00 WIB

Sikap Beijing Melunak di Laut China Selatan

(AFP/Van/X-11) | Internasional
Sikap Beijing Melunak di Laut China Selatan

AFP

 

TIONGKOK telah memerintahkan personel militer mereka untuk tidak melakukan tembakan pertama bila terjadi insiden tak terkendali di Laut China Selatan. Langkah
itu juga merupakan upaya mengurangi ketegangan dengan Amerika Serikat.

Sebuah sumber mengatakan kepada situs berita South China Morning Post bahwa Tiongkok tak menginginkan situasi memburuk. Beijing pun telah memerintahkan pilot
dan perwira angkatan laut untuk menahan diri dalam pertikaian dengan pesawat dan kapal perang AS.

Beijing yang awalnya keras menentang AS kini diketahui sikapnya mulai melunak. Akan tetapi, militernya masih tetap waspada untuk mengimbangi kekuatan AS.

Sumber lainnya yang dekat dengan militer juga mengatakan Beijing telah berkomunikasi melalui berbagai saluran kepada AS. Tiongkok telah mengatakan kepada
militer mereka jangan pernah menembak lebih dulu sebagai isyarat niat baik untuk menjaga situasi tetap terkendali.

“Mudah memberi perintah untuk menembak, tetapi baik Tiongkok maupun AS tidak dapat mengendalikan konsekuensinya. Situasi saat ini sangat tegang dan sangat
berbahaya,” kata sumber tersebut.

Sumber lain mengatakan kedua pihak telah menetapkan protokol untuk menangani pertemuan militer, tetapi pengaturan itu perlu dimutakhirkan untuk mencerminkan
situasi terbaru. Sumber itu tidak merinci apakah hal tersebut dibicarakan dua menteri pertahanan, Mark Esper dan Wei Fenghe, dalam percakapan 6 Agustus lalu.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Wang Yi mengambil pendekatan yang lebih berdamai ketika membahas Laut China Selatan. Dalam wawancara dengan kantor berita negara
Xinhua pekan lalu, Wang tidak menyebutkan ‘sembilan garis putus-putus’ yang menandai klaim Tiongkok atas 90% perairan yang disengketakan.

Sebaliknya dia mengatakan Laut China Selatan ialah rumah bersama bagi negara- negara di kawasan dan seharusnya tidak menjadi tempat pergulatan bagi politik
internasional.

Namun, Wang mengatakan AS telah melanggar komitmen mereka untuk tidak memihak dalam perselisihan Beijing dengan negara-negara pengeklaim Laut China
Selatan lainnya dan menuduh AS berusaha membuat perpecahan antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN. (AFP/Van/X-11)

Baca Juga

AFP/Fabrice COFFRINI

Gelaran Pesta Marak di Swiss, 2.500 Mahasiswa Dikarantina

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 24 September 2020, 06:05 WIB
Otoritas regional juga melarang pertemuan lebih dari 100 orang dan mewajibkan memakai masker di semua ruang...
AFP/Mohd RASFAN

Inilah Dampak Politik Malaysia Setelah Klaim Anwar

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 24 September 2020, 05:52 WIB
Klaim Anwar Ibrahim untuk membentuk pemerintahan baru di Malaysia. Namun pengamat politik Malaysia meragukan karena membentuk pemerintahan...
AFP/MEHDI FEDOUACH

Prancis Umumkan Penutupan Tempat Hiburan dan Sektor Bisnis Lainnya

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 24 September 2020, 05:46 WIB
Pemerintah memberi rekomendasi kepada otoritas lokal sesuai kode warna baru negara, yakni merah, super-merah, dan area merah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya