Kamis 13 Agustus 2020, 00:04 WIB

Putus Mata Rantai, Bupati dan Wakil Bupati Garut Jalani Tes Swab

Kristiadi | Nusantara
Putus Mata Rantai, Bupati dan Wakil Bupati Garut Jalani Tes Swab

Humas Kominfo Kabupaten Garut.
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengikuti uji usap atau swab massal di lingkungan pemerintahan dan diikuti oleh PNS.

 

Untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus korona di Kabupaten Garut, pemerintah daerah menjalani uji usap atau swab massal di lingkungan pemerintah dilakukan oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN). Pelaksanaan yang dilakukannya tersebut, diikuti oleh Bupati Rudy Gunawan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, uji usap atau swab massal yang digelar itu sebagai upaya meminimalisir penularan virus Covid-19 di lingkungan pemerintah Garut dan itu merupakan langkah dan perintah dari Mendagri. Namun, uji usap yang dilakukannya selama ini secara masif dalam satu bulan ke depan.

"Untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona, pemerintah kabupaten Garut selama ini telah melakukan swab massal agar seluruh PNS ikut serta menjadi peserta. Karena, virus korona selama ini belum ada vaksinnya dan mudah-mudahan di Kabupaten Garut tidak ada penambahan kasus Covid-19 dengan harapan agar masyarakat selalu memakai masker dan cuci tangan secara baik serta menjaga jarak," katanya, Rabu (12/8/2020).

Bac Juga: Mengenal Rapid Test dan Swab Test

Rudy mengungkapkan, pemerintah Garut juga rencananya akan melakukan swab massal itu kepada institusi lain seperti TNI, Polri, pondok pesantren dan tempat keramaian yakni pasar dan tempat wisata. Karena, selama ini sudah menyediakan 10 ribu alat swab dan jika ada kekurangan akan ditambah sesuai perintah Mendagri yaitu satu persen dari total jumlah penduduk.

"Kami selama ini memang sangat memerlukan 27 ribu alat swab dari total penduduk 2,7 juta jiwa, namun saat ini baru dilakukan tes swab sebanyak 2 ribu dan hari ini tapi Pemkab Garut sudah menyediakan tambahan agar semua itu bisa melakukannya demi pegawai dan rakyat agar terbabas dari penyakit korona," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, swab massal dilakukan karena saat ini ada penambahan kasus positif di Garut dan diharapkan penyebaran virus bisa terpantau dan teratasi. Namun, pemerintahan juga tetap melakukan pengawasan terutama kepada masyarakat agar mereka selalu wajib memakai masker disaat keluar rumah maupun di kantor.

"Swab massal yang dilakukannya sekarang ini agar bisa disekat tapi pemerintah juga tetap akan berupaya melakukannya di kantor DPRD dimana seluruh pimpinan dan anggota DPRD termasuk staf setwan harus mengikuti supaya tidak ada klaster baru terutama perkantoran. Kami juga meminta agar masyarakat selama ini tetap harus mengedepankan pola hidup bersih dan sehat," paparnya. (AD/OL-10)

menjalani tesswab

Baca Juga

Antara/Basri Marzuki

Surabaya Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Habitat Dunia 2020

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 00:18 WIB
Kesepakatan tersebut diwakili oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Direktur Eksekutif...
Dok. KAMI

Mahasiswa DIY Minta Elemen Bangsa Bersatu Hadapi Pandemi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 00:16 WIB
"Di tengah bencana pandemi covid-19. Kita sangat berharap semua stekholder Bangsa bahu-membahu dalam mendukung pemerintah sebagai...
Ilustrasi

Persit Kartika Chandra Kirana Bagikan Bansis di Kampung 1001 Malam

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 00:13 WIB
Jajaran Persit KCK Pengurus Pusat dan Kodam V/ Brawijaya memberikan bantuan berupa paket sembako di Kampung 1001 Malam yang terletak di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya