Rabu 12 Agustus 2020, 17:43 WIB

Remaja Antikorupsi Adalah Agen Perubahan Masa Depan Bangsa

Ketua KPK Komjen Firli Dahuri | Opini
Remaja Antikorupsi Adalah Agen Perubahan Masa Depan Bangsa

MI/ Susanto
Komjen Firli Dahuri

Hari ini, 12 Agustus merupakan hari remaja internasional (International Youth Day) yang diperingati oleh seluruh remaja di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. 

Thema “Youth Engagement for Global Action” yang dipilih United Nations pada tahun ini sangat pas untuk dijadikan momentum membangkitkan semangat bagi para remaja khususnya remaja Indonesia untuk menjadi agen perubahan dan kemajuan negara kita.

Remaja adalah generasi penerus bangsa yang sangat mempengaruhi kualitas dan integritas serta besar kecilnya bangsa itu sendiri.

Saya teringat kata-kata Sang Proklamator, Bung Karno, “Beri aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, Beri aku 10 pemuda akan kuguncangkan dunia”.  

Kata-kata itu menunjukkan betapa hebat, kuat dan berpengaruhnya para remaja terhadap perubahan dunia. 

Di usia dan pada masa-masa inilah, para remaja memiliki pemikiran yang fresh, semangat tinggi dalam melakukan sesuatu sehingga masih dapat kita bentuk karakter dan kepribadiannya dengan menanamkan nilai-nilai agama, moral, etika dan kejujuran. Ini agar generasi penerus masa depan bangsa ini berintegritas, pemberani dan berakhlak mulia sehingga mampu meneruskan tugas dan kewajiban dalam menuntaskan ragam persoalan bangsa. Antara lain memberantas korupsi yang telah menjadi penyakit kronis di hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. 

Membentuk kepribadian anak bukan hanya kewajiban orang tua semata. Saya memandang peran ini harus dilakukan bersama oleh kita, seluruh eksponen bangsa termasuk KPK.

KPK sendiri tengah menjalankan Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat mulai dari anak-anak hingga remaja untuk membentuk mindset dan culture-set melalui beberapa program edukasi antikorupsi yang dibuat menarik dan selaras dengan usia anak.

Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat adalah salah satu dari tiga pendekatan pemberantasan korupsi yang merupakan core business KPK dalam pemberantasan korupsi yang dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan sustainable.

Strategi ini dapat menjadi salah satu imun dan vitamin bagi remaja kita agar tidak terjangkit virus korupsi dan penangkal pengaruh kuat laten korupsi serta perilaku koruptif yang telah berurat akar di negeri ini.

Disadari atau tidak, penyakit kronis ini perlahan tapi pasti telah menggerogoti dan merusak bahkan bisa menghancurkan suatu negara. 

Buktinya, banyak negara dibelahan dunia yang belum dapat lepas dari penyakit ini sehingga pemerintahan yang menjalankan negara tersebut gagal menjalankan kewajiban kepada rakyatnya.

Korupsi adalah persoalan klasik, masalah kuno, tapi hebatnya dia (korupsi) mampu memodernkan dirinya agar tetap selaras dengan perkembangan zaman. 

Korupsi selalu update dalam memberikan fantasi dan imajinasi para calon koruptor yang minim akhlak dan integtitas untuk menciptakan kreasi baru dalam praktik korupsi dinegeri ini, sehingga mereka dapat berinovasi dan memodifikasi aksi korupsi, agar tidak diketahui, ditangkap lalu dibui.

Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya di bui, hukuman mati menanti kalian para koruptor di negeri ini.

Satu impian besar dan harapan saya dan tentunya kita semua, korupsi dan perilaku koruptif benar-benar musnah, sirna dari Bumi Pertiwi karena penyakit kronis korupsi tak lagi mampu mempengaruhi apalagi merasuki kedalam generasi penerus bangsa kita, kebanggaan negeri ini.

Insya Allah, para remaja kita akan menjadi penerus cita-cita dan harapan Founding Fathers kita, dimana negara ini dapat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Kata kata mencerdaskan kehidupan bangsa, memiliki makna strategis karena dengan kehidupan bangsa yang cerdas, maka tentu akan membawa kemajuan pada kesejahteraan umum dan terlindunginya segenap anak bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia menuju Indonesia  bersih dan bebas dari praktik praktik Korupsi.

Kepada para remaja Indonesia, saya berpesan, manfaatkan dan isi waktu muda kalian dengan hal-hal baik, jangan sia-siakan masa remaja yang hanya datang satu kali kali dalam kehidupan fana ini.

Ingat, semua tindak tanduk yang kalian lakukan dimasa ini, menentukan masa depanmu kelak, dan masa depan bangsa ini. Mulailah konsisten melakukan hal-hal baik dalam kegiatan sehari-hari, seperti komitmen tidak korupsi waktu beribadah dan waktu belajar, tidak korupsi uang jajan atau beli quota internet buat belajar online dirumah dimasa Pandemi Covid-19, dan hal-hal lainnya. 

Terakhir izinkan saya mengucapkan
Selamat merayakan Hari Remaja Internasional (International Youth Day), semoga Remaja Indonesia menjadi Generasi Zaman Now dan Masa Depan Anti Korupsi. (OL-8).

Baca Juga

Dok.pribadi

Pendidikan Jarak Jauh Sebagai Solusi Atasi Ketimpangan

👤Richard Losando, Guru Sosiologi SMAK 6 Penabur, Jakarta,  Sedang menempuh pendidikan Distance Learning MBA online di NIBM Global India 🕔Kamis 24 September 2020, 21:04 WIB
Ketimpangan pendidikan ini diperparah dengan bentuk geografis negara kita. Tidak semua wilayah Indonesia nyaman dan bersahabat bagi pelajar...
Dok. Pribadi

Perempuan Pengusung Reforma Agraria

👤Usep Setiawan , Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden 🕔Kamis 24 September 2020, 19:14 WIB
Salah satu dinamika penting gerakan reforma agraria di Indonesia, adalah, meningkatnya peran perempuan di...
Dok. Pribadi

Egoisme Arab dan Nasib Palestina

👤Ibnu Burdah Pemerhati Timur Tengah Guru Besar Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 🕔Kamis 24 September 2020, 03:05 WIB
Nasib Palestina hampir selalu jadi pertimbangan penting dalam keputusan besar negara-negara Arab terhadap Israel selama...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya