Rabu 12 Agustus 2020, 10:30 WIB

IHSG Diprediksi Cenderung Melemah

Antara | Ekonomi
IHSG Diprediksi Cenderung Melemah

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta

 

INDEKS Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tengah pekan, Rabu (12/8) diprediksi cenderung bergerak melemah. Pada Rabu pukul 09.15 WIB, IHSG melemah 1,36 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.188,81. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,2 poin atau 0,03 persen menjadi 812,5.
  
"Hari ini, kami meyakini IHSG berpeluang bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporannya, Rabu (12/8).

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup melemah. Aksi ambil untung terjadi setelah penguatan bursa saham AS dalam beberapa hari terakhir. Sentimen negatif datang dari tersendatnya negosiasi stimulus bantuan sosial baru antara Partai Republik dengan Demokrat. Meski demikian, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa pemerintah masih membuka ruang diskusi dengan kongres dari Partai Demokrat.
  
Di sisi lain, pasar juga memandang skeptis vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh Rusia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) vaksin buatan Rusia baru didaftarkan pada uji klinis fase satu. Para pelaku pasar juga mencermati dipilihnya Kamala Harris sebagai calon wakil presiden dari Partai Demokrat. Kamala adalah perempuan kulit hitam pertama, dan mantan jaksa agung yang akan mendampingi Joe Biden untuk bersaing dengan Trump di pemilu November mendatang. Selain itu pasar juga menunggu data inflasi AS yang akan keluar pada malam nanti.
  
Dari pasar komoditas, harga minyak jenis Brent dan WTI juga melemah. Setelah dikabarkan akan membangun pangkalan militer di Iran, besar kemungkinan Tiongkok akan terus menggunakan minyak dari Iran. Sedangkan harga emas sempat turun 5,3 persen. Dari domestik, saat ini pemerintah tengah merancang dua stimulus untuk lapisan usaha mikro dan ultra mikro. Pertama, bansos berupa bantuan langsung tunai sebesar Rp2,4 juta kepada 12 juta usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp30 triliun. Kedua, kredit modal kerja tanpa bunga sebesar Rp2 juta per debitur usaha mikro maupun ultra mikro.

baca juga: Industri Mamin Tumbuh 3%
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 47,29 poin atau 0,21 persen ke 22.797,53, indeks Hang Seng turun 154,96 poin atau 0,62 persen ke 24.735,72, dan indeks Straits Times melemah 13,75 atau 0,54 ke 2.530,4. (OL-3)

Baca Juga

Ist/Kementan

Mentan SYL Lepas Ekspor Produk Olahan Kelapa ke Eropa

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 September 2020, 10:20 WIB
Kementan memiliki program strategis Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Melalui program ini, sektor pertanian diharapkan menjadi penopang...
Antara/Mohammad Yudha

Kesulitan Likuiditas Sebabkan Koperasi Gagal Bayar

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 30 September 2020, 10:10 WIB
Likuiditas koperasi saat ini juga terganggu karena adanya peningkatan penarikan dana anggota yang cukup...
Ist/Kementan

Kemitraan Produksi untuk Tingkatkan Ekspor Produk Kelapa

👤mediaiindonesia.com 🕔Rabu 30 September 2020, 10:08 WIB
Saat ini sebagian besar petani kelapa memproduksi kelapa dalam bentuk kopra, sedangkan potensi produk turunan kelapa lainnya baik produk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya