Selasa 11 Agustus 2020, 16:52 WIB

Mau Gunakan Angkutan Massal, Kemenhub Ingatkan Protokol 3 M

Hilda Julaika | Megapolitan
Mau Gunakan Angkutan Massal, Kemenhub Ingatkan Protokol 3 M

Antara/Aprillio Akbar
Penumpang duduk di dalam rangkaian gerbong KA Bima rute Stasiun Gambir-Malang PP di Stasiun Gambir (11/7/2020)

 

DIRJEN Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, mengatakan tantangan industri transportasi khususnya kereta api di tengah pandemi ini adalah menjadikan mobilisasi tetap aman bagi masyarakat. Menurutnya, selama masa pandemi Covid-19 dan ke depannya, kesehatan menjadi indikator yang penting bagi mobilisasi penumpang dan logistik.

“Kereta api adalah alat transportasi yang penting. Tantangan selama masa pandemi dan ke depannya indikator kesehatan menjadi sangat penting untuk melakukan mobilisasi,” kata Zulfikri dalam diskusi secara virtual, Selasa (11/8).

Baca juga: Pergub Sanksi Progresif Digodok, PPP: Harusnya Dari Dulu

Selama wabah covid-19 masih ada di Indonesia, pemerintah akan melakukan pembatasan kapasitas penumpang. Menurutnya, pembatasan ini menjadi kunci keberhasilan kereta api. Pemerintah pun akan terus mendorong masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam menggunakan kereta api.

“Kapasitas kita kurangi maka kunci keberhasilan kereta api juga bagaimana bisa mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol saat menggunakan kereta api. Penerapan protokol ini dilakukan ketat baik oleh penumpang maupun operator,” paparnya.

Ia mewanti-wanti penumpang agar dengan ketat menerapkan protokol kesehatan berupa 3 M, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Selain itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi massal untuk kepentingan yang mendesak.

“Satu imbauan khususnya untuk pengguna KRL. Hindari perjalanan yang masih bisa kita tunda dengan menggunakan angkutan masal. Namun, kalau terpaksa harus menggunakan angkutan massal maka protokol 3 M harus dipenuhi,” tegasnya. (OL-6) 

Baca Juga

MI/ Andri Widiyanto

September, 900 Jenazah dimakamkan di TPU Covid-19 Pondok Ranggon

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 18:00 WIB
Sebanyak 900 jenazah covid-19 yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon. Angka ini terhitung sejak 1 September-28 September...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

DPRD Sebut Lockdown Mini di Jakarta Lebih Efektif Ketimbang PSBB

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 17:30 WIB
Dengan lockdown mini geliat ekonomi dinilainya masih bisa bergerak karena sifatnya lokal di daerah tertentu berdasarkan...
MI/Andri Widiyanto

3 Lokasi Isolasi Terkendali di DKI Ini Sediakan 166 Kamar

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 17:20 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah 166 kamar isolasi untuk pasien covid-19 yang masuk kategorio orang tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya