Selasa 11 Agustus 2020, 16:35 WIB

Mahfud sebut Demokrasi Makin Bebas, Korupsi Makin Ganas

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Mahfud sebut Demokrasi Makin Bebas, Korupsi Makin Ganas

MI/AGUS M
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator Politik, Hukum, dan Kemananan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut korupsi di era demokrasi lebih ganas dibandingkan saat orde baru. Korupsi di era reformasi bahkan lebih terstruktur.

"Faktanya korupsi makin banyak, sejak era reformasi korupsi makin kurang enggak dari orde baru? Tidak itu makin banyak," kata Mahfud di Jakarta, hari ini.

Mahfud membandingkan perilaku korupsi saat era orde baru dengan masa demokrasi. Menurutnya, saat orde baru korupsi dibangun melalui sistem otoriterisme yang membuat korupsi hanya akan dilakukan oleh orang yang paling berkuasa di negeri.

Baca juga: Wapres: Birokrasi Lamban Jadi Penghambat Serapan Anggaran PEN

Namun, saat masa demokrasi korupsi dilakukan secara berjamaah. Tiap orang bisa melakukan korupsi dengan dalih demokrasi. "Sekarang semua orang karena demokrasi, karena kebebasan itu sudah melakukan korupsinya sendiri-sendiri melalui berbagai bidang," ujar Mahfud.

Contoh lain sikap korupsi di tengah demokrasi yakni, lobi-lobi pasal. Mahfud nilai lobi-lobi pasal sudah sering terjadi antaranggota parlemen.

"Misalnya gini, kalau mau membuat sesuatu yang salah dibuatlah undang-undangnya melalui DPR, berdebat-berdebat akhirnya tawar menawar, kalau anda masukkan pasal ini nanti saya masukkan pasal itu. Kalau anda minta ini nanti saya minta itu," ujar Mahfud.

Menurut Mahfud sikap koruptif ini bukan didasari oleh sistem ideologi negara. Namun, kata dia, sikap koruptif terlahir dari sikap tamak pimpinan lembaga atau instansi negara.

"Karena jalan untuk korupsi itu sering sekali disepakati melalui kekuatan formal demokratis sehingga di situlah korupsi itu masuk," ujar Mahfud.(OL-4)

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha

Bawaslu : Kampanye Hari Kedua Pilkada 2020 Masih Kondusif

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 27 September 2020, 21:24 WIB
"Belum ada temuan dan laporan kejadian menonjol," ujar...
DOK BPIP

BPIP Beri Advokasi Positif untuk Pegiat Kampung di Lumajang

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 September 2020, 21:04 WIB
Salah satu tradisi dan budaya yang diangkat oleh kampung tematik ini adalah tradisi gotong royong dan kerja sama antar pegiat...
Antara

Pengamat: Tunda Pilkada Serentak atau Ubah Cara Pilih

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 September 2020, 19:45 WIB
DESAKAN penundaaan Pilkada Serentak 2020 masih terus bergulir setelah 2 organisasi besar keagamaan yaitu NU dan Muhammadiyah kompak meminta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya