Selasa 11 Agustus 2020, 16:30 WIB

Proses Biologi Limbah Kertas Bikin Warna Citarum Hitam

Cikwan Suwandi | Nusantara
Proses Biologi Limbah Kertas Bikin Warna Citarum Hitam

MI/Cikwan Suwandi
Warna air Sungai Citarum, Karawang saat kemarau menghitam.

 

DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang menyebutkan proses biologi limbah kertas di alam bisa menyebabkan air sungai berwarna hitam, kendati sudah melakukan pengolahan limbah secara benar.

"Walau pada outfall sudah sesuai baku mutu. Tetapi memang saat terjadi proses biologi di alam dalam waktu beberapa lama, maka limbah itu akan berubah menjadi hitam," ungkap PPLH DLHK Karawang Azis Kemal Fauzie saat mendampingi Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan, Selasa (11/8/2020).

Kendati sudah berubah warna, Azis menyebutkan kandungan baku mutu tersebut masih aman tergantung dari jumlah debit sungai. "Tergantung dari jumlah debit sungai untuk pengenceran limbah perusahaan. Kalau misalnya debitnya rendah bisa saja baku mutunya melampaui meskipun saat dikeluarkan baku mutunya sudah menenuhi," katanya.

Namun Azis tidak dapat menyimpulkan jika warna Sungai Citarum hitam di Karawang akibat endapan limbah kertas yang telah mengalami proses biologi di Sungai Citarum. "Kalau itu saya tidak bisa menyimpulkan, karena memang banyak endapan limbah di Citarum termasuk limbah perusahaan atau juga limbah rumah tangga," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas LHK Karawang Wawan Setiawan mengatakan saat ini daya dukung Sungai Citarum sudah tidak memungkinkan untuk menerima limbah karena debit yang rendah saat kemarau.

Wawan mengakui ada sejumlah perusahaan yang memerlukan banyak air proses pengenceran di sungai yakni perusahaan produksi kertas dan tekstil. 

"Yang membuang langsung ke Citarum itu ada sebanyak 32 perusahaan. Sementara yang memalalui anak sungai dan, bermuara ke Citarum sebanyak 53," ucapnya.

Ia menyimpulkan warna Sungai Citarum hitam beberapa waktu lalu akibat debit air Citarum yang nol karena penggalian di Bendung Walahar.

"Air yang masuk ke Citarum limbah debit kecil, lalu endapan limbah yang sudah bertahun-tahun naik ke permukaan karena adanya panas matahari," pungkasnya. (OL-13)

 

Baca Juga

 ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Pegiat Lingkungan Minta Keterbukaan Informasi Seputar Tambang

👤denny susanto 🕔Senin 28 September 2020, 13:40 WIB
Pemerintah didesak melakukan evaluasi secara terbuka terhadap kepatuhan perusahaan tambang besar melaksanakan kewajiban dan...
Ist

Gubernur Erzaldi Tinjau Tempat Praktik SMK Negeri 1 Sungai Selan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 28 September 2020, 13:13 WIB
SMK Sungai Selan merupakan sekolah kejuruan yang berbeda dengan SMK lainnya, terdapat tiga jurusan yaitu jurusan tata boga, jurusan tata...
MI/Fransisco Carollio

Polri Diminta tidak Izinkan Deklarasi KAMI di Surabaya

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 28 September 2020, 12:41 WIB
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila merupakan komitmen final dari pendiri...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya