Selasa 11 Agustus 2020, 04:50 WIB

Abaikan Masker, PNS Sapu Jalan

Kristiadi | Nusantara
Abaikan Masker, PNS Sapu Jalan

MI/Kristiadi
Pegawai negeri sipil (PNS) Kota Tasikmalaya terkena razia masker.

 

WALI Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sudah menggulirkan Peraturan Wali Kota No 29 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan. Salah satu pasalnya memberi sanksi sosial kepada warga yang tidak mengenakan masker di tempat umum.

Kemarin, sanksi itu sudah diberlakukan. Tidak perlu jauh-jauh, pelanggaran ternyata dilakukan sejumlah pegawai negeri sipil di kantor wali kota.

Gugus Tugas Covid-19 yang memergoki mereka langsung memberi hukum menyapu jalan. “Mereka seharusnya memberi contoh untuk masyarakat. Ternyata mereka melanggar aturan wali kota sendiri,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Tasikmalaya, Yogi Subarkah.

PNS pelanggar itu juga diwajibkan mengenakan rompi hijau di luar pakaian dinas harian mereka. “Supaya masyarakat tahu sanksi diberlakukan tanpa pilih bulu,” sambung Perwira Pengendali Pengawas Protokol Covid-19, Agus Rackhmat.

Razia masker dilakukan di Banyumas, Jawa Tengah, dengan payung hukum Perda No 2 Tahun 2020. Pemberlakuannya sudah menyeret 56 ribu warga yang tidak memakai masker mendapat sanksi.

“Kami merazia sejak April. Sanksi beragam, di antaranya membuat surat pernyataan, KTP ditahan, dan sidang tipiring di pengadilan, dengan denda Rp50 ribu atau kurungan 3 bulan,” kata Kepala Satpol PP Imam Pamungkas.

Selama 4 bulan, pelanggaran terbanyak terjadi pada Juni, dan mulai menurun pada Juli. Warga mulai sadar memakai masker.

Peraturan Wali Kota juga memperkuat tugas Satpol PP Kota Pekanbaru, Riau, menggelar razia masker. Sanksi denda di daerah ini tidak tanggung- tanggung besarnya.

Pengemudi sepeda motor tidak bermasker didenda Rp250 ribu dan mobil Rp1 juta. Namun, mereka juga bisa memilih sanksi pengganti berupa kerja sosial delapan jam di sekitar lokasi razia.

“Ini cara kami mengingatkan warga demi keselamatan diri, keluarga, dan orang lain,” kata Wali Kota Firdaus.

Razia masker juga dilakukan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Denpasar, Bali, dan Palembang, Sumatra Selatan.

Hasilnya, masih banyak warga tidak mengenakan masker di tempat umum.

“Kepatuhan warga menggunakan masker masih rendah. Kami sudah menggelar razia di sejumlah titik dan banyak yang sudah mendapat sanksi teguran,” kata Kepala Satpol PP Cianjur, Hendri Prasetyadi. (AD/LD/RK/BB/RS/DW/N-3)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Hasil Tracking, Pejabat Brebes Positif Covid-19 Bertambah

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 26 November 2020, 07:12 WIB
Hasil tracking pejabat di lingkungan Pemkab Brebes terkonfirmasi positif covid-19 usai tour Bromo-Malang, bertambah dari 10 orang...
MI/Tosiani

Membuat Hantaran Jadi Peluang Bisnis Baru di Temanggung

👤Tosiani 🕔Kamis 26 November 2020, 06:47 WIB
Di tengah lesu bisnis di Kabupaten Temanggung akibat covid-19, kini para pelaku UMKM menggeluti bisnis membuat hantaran untuk...
Ilustrasi

Akumulatif Pasien Positif Covid-19 di Klaten 1.648 Orang

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 26 November 2020, 06:23 WIB
Jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus bertambah. Hingga saat ini jumlah akumulatif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya