Selasa 11 Agustus 2020, 05:22 WIB

PM Libanon Mengundurkan Diri

Faustinus Nua | Internasional
PM Libanon Mengundurkan Diri

AFP/Handout / DALATI AND NOHRA
Perdana Menteri Libanon Hassan Diab menyatakan mengundurkan diri dan membubarkan kabinet.

 

PERDANA Menteri Libanon Hassan Diab resmi mengundurkan diri dari jabatannya, Senin (10/8). Diab mundur setelah bencana ledakan pelabuhan Beirut yang memicu kemarahan publik yang berujung pada meluasnya protes antipemerintah.

Dalam pidato singkatnya di televisi, Diab mengatakan dia mengambil langkah mundur sehingga dapat berdiri bersama rakyat dan berjuang untuk perubahan.

"Saya menyatakan pembubaran pemerintah hari ini. Semoga Tuhan melindungi Libanon," katanya, mengulangi kalimat terakhir 3 kali.

Baca juga: Dunia Internasional Bantu Libanon dan Tuntut Transparansi

Dikutip France24, Leila Molana-Allen melaporkan dari Beirut bahwa pengunduran diri Diab tampaknya tidak mungkin menenangkan pengunjuk rasa. Pasalnya, massa menyerukan perombakan total sistem politik pengakuan negara.

"Protes meletus tepat sebelum pidato Hassan Diab. Ada protes bahkan sebelum itu, tetapi protes mulai menjadi cukup keras selama setengah jam terakhir," kata Molana-Allen.

"Para pengunjuk rasa tampaknya telah kehilangan rasa takut mereka, ada keberanian sekarang. Jelas dari reaksi terhadap pengunduran diri Hassan Diab bahwa mereka tidak hanya menginginkan perubahan dalam pemerintahan, yang mereka maksud adalah sistem ini, di mana mereka percaya sangat tidak mungkin untuk mencapai pemerintahan yang benar-benar akan mengurus kebutuhan rakyat Lebanon," lanjutnya.

Pengunduran diri perdana menteri diterima Presiden Lebanon Michel Aoun, yang meminta pemerintah saat ini untuk tetap dalam kapasitas sebagai pengurus sampai kabinet baru terbentuk.

Berdasarkan pengalaman masa lalu, seperti pengunduran diri Saad Hariri sebagai perdana menteri pada Oktober 2019, Molana-Allen menjelaskan kabinet Diab tetap dapat menjalankan pemerintahan. Perdana menteri baru akan dipilih parlemen untuk kemudian membentuk kabinet baru. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Michael Dantas

Dua Juta Orang Kemungkinan Meninggal akibat Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 September 2020, 02:55 WIB
Ini bakal terjadi jika tak ada tindakan global tanpa henti untuk memerangi penyakit...
AFP

Kim Jong-un Mohon Maaf soal Penembakan

👤MI 🕔Sabtu 26 September 2020, 01:45 WIB
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong-un telah meminta maaf atas penembakan fatal terhadap seorang pejabat perikanan Korea...
AFP

Amerika Serikat Alami 7 Juta Kasus Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Sabtu 26 September 2020, 01:15 WIB
JUMLAH kasus virus korona baru di AS kini telah mencapai 7 juta atau lebih dari 20% dari total kasus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya