Senin 10 Agustus 2020, 12:08 WIB

Australia Catatkan Hari Paling Mematikan Selama Pandemi

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Australia Catatkan Hari Paling Mematikan Selama Pandemi

AFP/William WEST
Seorang pria didenda polisi karena melanggar aturan lockdown di Melbourne, Australia.

 

AUSTRALIA mencatat hari paling mematikan selama pandemi covid-19 di tengah gelombang kedua infeksi virus korona di Melbourne.

Sembilan belas kematian dilaporkan di Victoria--negara bagian tempat Melbourne adalah ibu kotanya--pada Senin (10/8).

Victoria sekarang telah mengalami sekitar dua pertiga dari total 314 kematian di Australia dan sekitar 21.400 infeksi.

Tetapi tingkat infeksi harian--meskipun masih dalam ratusan--telah menurun dalam beberapa hari terakhir, mendorong harapan lockdown yang ketat berhasil.

Baca juga: Covid-19 Bunuh 100 Ribu Orang, Bolsonaro Tolak Disalahkan

Penguncian kedua Melbourne dimulai lebih dari sebulan yang lalu, tetapi penduduk telah tunduk pada aturan jam malam dan persyaratan yang lebih ketat sejak 3 Agustus.

Pekerja harus membawa izin untuk bisa meninggalkan rumah dan semua bisnis yang tidak penting telah ditutup. Memakai masker di depan umum juga wajib.

Victoria melaporkan 322 kasus baru pada Senin (10/8), turun dari 725 kasus yang tercatat lima hari lalu. Negara bagian lain melaporkan sedikit atau tidak ada kasus.

Lebih dari 100 kematian telah dicatat di Victoria hanya dalam seminggu terakhir saat tingkat masuk rumah sakit juga meningkat.

Menteri Utama Victoria Daniel Andrews mengatakan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah negara bagian itu berada pada titik balik.

“Tetapi kami pasti melihat beberapa stabilitas yang lebih besar menyusul langkah-langkah yang lebih ketat,” ujarnya.

Sebagian besar kematian dikaitkan dengan wabah di hampir 100 panti jompo di negara bagian itu.

Tetapi seorang pria berusia 30-an termasuk di antara korban minggu lalu--mendorong pihak berwenang mendesak orang-orang muda untuk lebih berhati-hati.

Di negara bagian tetangga Victoria, New South Wales (NSW), yang mengalami klaster kecil covid-19 di Sydney, pemerintah setempat mendesak kaum muda untuk membatasi aktivitas sosial mereka. (BBC/OL-1)

Baca Juga

Dok. Youtube

Tegas Hadapi PM Vanuatu, DPR Apresiasi Sikap Diplomat RI

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 29 September 2020, 14:54 WIB
Pernyataan Silvany Austin terhadap PM Vanuatu dinilai mewakili perasaan dan sikap masyarakat Indonesia. Apalagi, pernyataan PM Vanuatu soal...
AFP

Lawan Covid-19, Sekjen PBB Serukan Solidaritas

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 29 September 2020, 14:23 WIB
Dengan kasus kematian akibat covid-19 lebih dari 1 juta orang, Antonio Guterres mengingatkan semua pihak untuk bekerja sama dan disiplin...
AFP/Awad Awad

Pemukim Yahudi Paksa Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsha

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 12:41 WIB
Yahudi menyebut daerah tersebut sebagai Kuil Gunung dan mengakuinya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di zaman...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya