Senin 10 Agustus 2020, 10:25 WIB

Ahli Epidemiologi Setuju DKI Terapkan Denda Progresif

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Ahli Epidemiologi Setuju DKI Terapkan Denda Progresif

Antara/Indrianto Eko Suwarso
Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi kerja sosial menyapu jalan di kawasan Bundaran HI, Jakarta

 

Ahli epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif mendukung adanya kebijakan denda progresif yang bakal diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Denda tersebut ditujukan bagi warga yang berulang kali melanggar protokol kesehatan.

"Saya dari dulu mengusulkan sanksi denda yang memberikan efek jera. Soal denda progresif saya setuju," ujar Syahrizal kepada mediaindonesia.com, Senin (10/8).

Ia mengatakan pemerintah sudah punya agenda untuk mengatasi pencegahan dan penanggulangan covid-19. Menurut Syahrizal, acuan protokol kesehatan menjadi standar minimal untuk menekan penularan virus covid-19.

Baca juga: 1.200 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran

Pelanggaran tidak pakai masker dan berkerumun masih ditemukan di tempat umum di Ibu Kota. Menurut Syahrizal, perlu ada keseriusan dari pemerintah untuk pemberian sanksi.

"Yang penting juga kapasitas spesimen harus dikejar dan serius menegakkan sanksi denda bagi pelanggaran protokol kesehatan, sambil berharap vaksin benar-benar menjadi jawaban upaya menghentikan wabah," terang Syahrizal

Kasus positif covid-19 tiap hari terus meningkat. Di Jakarta, jumlah kasus konfirmasi covid-19 secara total sebanyak 25.714 kasus. Dari jumlah tersebut, 16.268 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 939 orang meninggal dunia

"Situasi (penyebaran covid-19) saat ini sudah tidak terkendali," ucapnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/ Andri Widiyanto

September, 900 Jenazah dimakamkan di TPU Covid-19 Pondok Ranggon

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 18:00 WIB
Sebanyak 900 jenazah covid-19 yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon. Angka ini terhitung sejak 1 September-28 September...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

DPRD Sebut Lockdown Mini di Jakarta Lebih Efektif Ketimbang PSBB

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 17:30 WIB
Dengan lockdown mini geliat ekonomi dinilainya masih bisa bergerak karena sifatnya lokal di daerah tertentu berdasarkan...
MI/Andri Widiyanto

3 Lokasi Isolasi Terkendali di DKI Ini Sediakan 166 Kamar

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 17:20 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah 166 kamar isolasi untuk pasien covid-19 yang masuk kategorio orang tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya