Senin 10 Agustus 2020, 08:53 WIB

Terancam Resesi, Kadin Minta RUU Cipta Kerja Disahkan

Cahya Mulyana | Ekonomi
Terancam Resesi, Kadin Minta RUU Cipta Kerja Disahkan

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Ilustrasi: Pekerja menyelesaikan pembuatan batik di Pekalongan untuk dieskpor ke Afrika

 

KALANGAN pengusaha mendorong agar Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja segera disahkan. Hal ini dinilai baik dilakukan saat pandemi dan resesi ekonomi di depan mata.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Kamdani mengatakan RUU Cipta Kerja harus segera disahkan jika ingin mendatangkan banyak investasi dan membuka lapangan kerja di Indonesia.

"Omnibus ini betul-betul perlu untuk disahkan secepatnya bila kita ingin investasi terus masuk dan lapangan kerja lebih banyak diciptakan di Indonesia dalam waktu dekat," kata Shinta, Senin (10/8).

Baca juga: RUU Cipta Kerja Tinggal Diperdebatkan di DPR

Shinta mengatakan, sulitnya mengurus perizinan hingga tumpang tindih regulasi dan birokrasi adalah beberapa hambatan yang bisa diatasi oleh RUU Cipta Kerja. Sementara di saat bersamaan, Indonesia membutuhkan lapangan kerja untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran akibat pandemi.

"Berbagai kendala investasi yang ada saat ini hampir semuanya bisa diminimalisir atau diselesaikan melalui omnibus," kata Shinta.

Menilik kondisi ekonomi saat ini, pandemi covid-19 masih melanda, Shinta mengatakan, banyak pengusaha di dalam negeri kesulitan mencari dana agar terus eksis dan produktif.

"Karenanya, pengesahan omnibus law perlu disegerakan untuk menarik investasi dan membuka lapangan kerja lebih banyak," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Dekranas

Dekranas Gandeng Pertamina Bantu UKM di Tengah Pandemi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 25 September 2020, 22:30 WIB
UPAYA untuk membantu usaha kecil menengah (UKM) di tengah pandemi Covid-19 terus dilakukan berbagai...
Ist

Sosialisasi ASABRI Dilakukan di Divisi Infantri Kostrad Cilodong 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 21:48 WIB
Djoko menjelaskan tujuan diadakannya sosialisasi, yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan menyamaratakan informasi mengenai program manfaat...
Antara

Mentan : Hingga Agustus, Stok Beras sebesar 7,83 Juta Ton

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 25 September 2020, 21:32 WIB
"Dengan stok yang ada, maka sampai akhir tahun kita memiliki stok beras yang cukup," jelas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya