Senin 10 Agustus 2020, 07:15 WIB

Paus Minta Warga Libanon Bangun Kerja Sama yang Kuat

Basuki Eka Purnama | Internasional
Paus Minta Warga Libanon Bangun Kerja Sama yang Kuat

AFP/Alberto PIZZOLI
Paus Fransiskus

 

PAUS Fransiskus mendesak rakyat Libanon untuk bekerja sama dan menciptakan koeksistensi atau hidup berdampingan dengan bebas dan kuat setelah ledakan dahsyat yang menghancurkan pelabuhan Beirut.

Ia menyampaikan imbauan tersebut dalam khotbah di Lapangan Santo Petrus, Minggu (9/8), saat beberapa tokoh Libanon menyerukan pemberontakan berkelanjutan untuk menggulingkan para pemimpin mereka dan pemimpin Gereja Maronit terkemuka di negara itu mengatakan kabinet harus mengundurkan diri.

"Bencana Selasa lalu memanggil semua orang, dimulai dengan rakyat Lebanon, untuk bekerja sama demi kebaikan bersama negara tercinta mereka," kata Fransiskus.

Baca juga: Demonstran Libanon Tuntut Pemerintahan Diab Mundur

Dia mengatakan, koeksistensi budaya di daerah itu menjadi jauh lebih rapuh akibat ledakan itu.

"Tetapi, saya berdoa agar, dengan pertolongan Tuhan dan partisipasi tulus semua orang, koeksistensi ini bisa terlahir kembali dengan bebas dan kuat," ujar Paus.

Politik Libanon yang terpecah rentan terhadap campur tangan asing yang telah lama memicu krisis domestik.

Kelompok Hizbullah yang didukung Iran yang kuat, sekutu dekat Suriah, telah berperang beberapa kali dengan Israel dan ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Teluk yang merupakan sekutu AS.

Paus telah mengirimkan sumbangan sebesar 250.000 euro (Rp4,3 miliar) kepada Gereja di Libanon untuk membantu para korban ledakan yang menewaskan 158 orang dan melukai lebih dari 6.000 orang.

Ledakan itu juga menghancurkan beberapa bagian kota dan memperparah krisis politik dan ekonomi selama berbulan-bulan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Mohd RASFAN

Inilah Dampak Politik Malaysia Setelah Klaim Anwar

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 24 September 2020, 05:52 WIB
Klaim Anwar Ibrahim untuk membentuk pemerintahan baru di Malaysia. Namun pengamat politik Malaysia meragukan karena membentuk pemerintahan...
AFP/MEHDI FEDOUACH

Prancis Umumkan Penutupan Tempat Hiburan dan Sektor Bisnis Lainnya

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 24 September 2020, 05:46 WIB
Pemerintah memberi rekomendasi kepada otoritas lokal sesuai kode warna baru negara, yakni merah, super-merah, dan area merah...
AFP/Douglas Magno

Bulgaria Perpanjang Darurat Covid-19 Hingga 30 November

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 September 2020, 05:00 WIB
Kondisi demikian telah diperpanjang beberapa kali, dengan perpanjangan terbaru hingga akhir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya