Minggu 09 Agustus 2020, 22:11 WIB

UP Respon Kebijakan Mendikbud tentang Kampus Merdeka

Syarief Oebaidillah | Humaniora
UP Respon Kebijakan Mendikbud tentang Kampus Merdeka

Ist
Universitas Pancasila

 

MERESPON kebijakan yang digulirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait dengan kampus merdeka dan merdeka belajar, Universitas Pancasila (UP) bekerjasama dengan 74 BUMN.

Menurut Rektor UP, Prof Wahono Sumaryono, hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan lewat pengembangan kewirausahaan.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini sudah terdapat 264 mahasiswa yang magang selama enam bulan di sejumlah BUMN. Selain itu kewirausahaan mahasiswa dengan memfasilitasi pengembangan 64 star up yang terdiri dari bidang kuliner, fashion, dan aplikasi IT.

‘’UP juga meningkatkan kolaborasi dengan alumni dalam peningkatan kompetensi dan memfasilitasi tersedianya kesempatan kerja,’’ papar Wahono.

Rektor menjelaskan, adanya perubahan yang terjadi secara cepat dalam skala global karena adanya pandemic covid-19 memaksa kita semua untuk membentuk perilaku baru, menyesuaikan kebiasaan hidup kita, dan pada akhirnya merubah cara kita hidup.

‘’Perubahan pastinya bukan hal yang mudah, namun kecepatan beradaptasi sangat diperlukan untuk mampu ikut dalam persaingan global. UP juga terus beradaptasi dengan melaksanakan hampir setiap kegiatan secara daring, seperti: ujian penerimaan mahasiswa baru, perkuliahan, sidang skripsi dan melakukan seminar-seminar secara online sehingga iklim akademik dapat terus terjaga,’’ paparnya.

Baca juga : Nadiem Izinkan Sekolah Daerah Terpencil Belajar Tatap Muka

Disisi lain, sebagai rasa empati UP mengeluarkan kebijakan terkait dengan pandemic covid-19 yakni pemberian bantuan berupa uang untuk penggantian kuota internet sebesar Rp600 ribu per mahasiswa untuk semester ini dan memberikan potongan/diskon uang kuliah bagi mahasiswa baru dan lama.

Hingga saat ini UP telah menelorkan 63.169 alumni yang saat ini telah berkontribusi dalam dunia industri dan masyarakat termasuk 1.169 sarjana tahun ajaran 2019/2020 yang telah diwisuda, Sabtu (8/8).

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan & Pembina Universitas Pancasila, Siswono Yudo Husodo mengatakan, peran perguruan tinggi dalam dunia tanpa batas, adalah memastikan munculnya sumber daya manusia/ lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi.

‘’Keunggulan tersebut bisa didapatkan apabila SDM yang ada memiliki pengetahuan, teknologi, keterampilan dan etos kerja yang tepat. Hal inilah yang dibangun oleh Universitas Pancasila sejak didirikan pada tanggal 28 Oktober 1966, dan sampai dengan saat ini terus berusaha meningkatkan kualitasnya.” kata Siswono, belum lama ini.

Menurutnya, ketangguhan dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan adalah salah satu kualitas yang perlu dimiliki oleh lulusan UP dan hal inilah yang ingin dicontohkan UP dengan mengadakan wisuda daring pertam, Sabtu (8/8) sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru yang terjadi karena pandemi Covid-19. (RO/OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Update Covid-19: Sembuh Bertambah 4.510 Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 30 September 2020, 16:13 WIB
Pasien covid-19 yang sembuh menjadi 214.947 setelah ada penambahan sebanyak 4.510 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 10.740...
Antara

Dispute Klaim Layanan Pasien Covid-19 hanya bisa Dua Kali

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 30 September 2020, 15:35 WIB
Dispute klaim adalah ketidaksepakatan antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan atas klaim tersebut berdasarkan berita acara...
ANTARA/ Asprilla Dwi Adha

Nadiem Instruksikan Peringatan Kesaktian Pancasila secara Virtual

👤Suryani Wandari Putri 🕔Rabu 30 September 2020, 15:25 WIB
Generasi bangsa harus memahami sejarah bangsanya untuk dijadikan pondasi berbangsa dan bernegara yang lebih baik dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya