Minggu 09 Agustus 2020, 17:32 WIB

Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda Jabar

Adi Kristiadi | Nusantara
Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda Jabar

Ilustrasi
Pencemaran nama baik

 

POLRESTA Tasikmalaya telah melimpahkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik yang dilakukan, oleh Denny Siregar ke Polda Jawa Barat berkaitan dengan status facebook telah menghina santri di Tasikmalaya.

Kapolresta Tasikmalaya, AKB Anom Karibianto mengatakan, ada beberapa pertimbangan pelimpahan perkara itu ke Polda Jabar salah satunya untuk memudahkan pemeriksaan saksi lainnya. Karena, kasus ini ada beberapa tempat kejadian tapi dengan pelimpahan itu mempermudah penanganan dan memeriksa saksi ahli.

"Pemeriksaan awal memang telah dilakukan di Polresta Tasikmalaya untuk mempermudah memeriksa saksi dari pihak pelapor, yang rata-rata berdomisili di Tasikmalaya. Namun, saat ini keterangan saksi pelapor telah dianggap cukup dan selanjutnya harus melengkapi dari keterangan saksi ahli hingga kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jabar," katanya, Minggu (9/8).

Anom mengatakan, untuk proses penyelidikan terhadap kasus itu masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Karena, dalam pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) dan Kapolresta Tasikmalaya selama ini memastikan kasus tersebut masih terus berjalan dan nanti di Polda Jabar semuanya itu akan melengkapi pemeriksan.

Baca juga : Kapolres Klaten Ajak Kamtibmas Jaga Situasi Aman Jelang Pilkada

"Kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Jabar dan nantinya akan melengkapi semua pemeriksaan termasuk meminta keterangan dari saksi ahli berkaitan dengan masalah itu. Karena, proses pemeriksaan saksi selama ini telah dilakukan artinya proses masih berjalan," ujarnya.

Denny Siregar dilaporkan ke polisi pada Kamis (2/7). Laporan itu merupakan respon atas pernyataan Denny dalam status Facebook 27 Juni 2020. Dalam status itu, ia menulis status berjudul "Adek2ku calon teroris yang abang sayang" dengan mengunggah santri dengan memakai atribut tauhid.

Terlapor diduga tanpa hak telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA dan/atau penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Terlapor diduga melanggar Pasal 45A ayat 2 dan/atau Pasal 45 ayat 3, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. (OL-2)

Baca Juga

Dok.BNPB

Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Satu Rumah dan Mobil Hanyut

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 21 September 2020, 21:20 WIB
Banjir bandang dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air sungai Cipeuncit...
Istimewa

Legislator Ingatkan Kartu Tani Harus Tepat Sasaran

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 21 September 2020, 19:45 WIB
UNTUK melindungi petani, maka yang berhak mendapatkan pupuk subsidi diatur dalam kriteria berdasarkan Permentan...
ANTARA/Anis Efizudin

Meski Luas, Petani Pesisir Selatan Enggan Bertanam Bawang

👤Yose Hendra 🕔Senin 21 September 2020, 19:17 WIB
Bahkan untuk kebutuhan konsumsi masih harus dipasok dari luar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya