Minggu 09 Agustus 2020, 10:22 WIB

KPK akan Beberkan Kaitan Sejumlah Hakim dengan Nurhadi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
KPK akan Beberkan Kaitan Sejumlah Hakim dengan Nurhadi

MI/ADAM DWI
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi (rompi tahanan) menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pemeriksaan terhadap sejumlah hakim, termasuk hakim agung, merupakan bagian dan kebutuhan penyidikan untuk tersangka suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA sejak 2011 hingga 2016 Nurhadi. Hasilnya, termasuk sejauh mana peran para wakil Tuhan itu akan dibeberkan komisi antirasuah di meja hijau.

"Materi pemeriksaan saksi-saksi tentu belum bisa kami sampaikan saat ini karena itu semua nanti akan disampaikan di persidangan yang terbuka untuk umum," tegas Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada Media Indonesia, Minggu (9/8).

KPK, sejauh ini, telah memeriksa mantan hakim tinggi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang kini hakim tinggi Pengadilan Tinggi Surabaya Elang Prakoso Wibowo.

Baca juga: KPK Pelajari PP Pengalihan Status Pegawai Menjadi ASN

Tidak hanya itu, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar dan mantan Ketua Pengadilan Negeri Sekayu (2015-2017) Sobandi turut dimintai keterangan untuk Nurhadi .

Penyidik juga mengagendakan pemeriksaan tiga hakim agung MA yakni Panji Widagdo, Syamsul Maarif, dan Sudrajad Dimyati. Seluruhnya merupakan bagian dari kebutuhan penyidikan kasus yang menjerat eks Sekretaris MA itu.

"Perlu kami sampaikan bahwa dalam proses penyidikan perkara, penyidik KPK tentu berwenang memanggil siapa pun sebagai saksi," katanya.

Hal itu sekaligus menjawab mengenai penolakan MA terkait pemanggilan hakim agung oleh KPK.

Ali menjelaskan penyidik KPK memanggil para saksi tentu sudah dalam pertimbangan sebagaimana rencana penyidikannya karena diduga mengetahui adanya rangkaian perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka.

Di samping itu harus pula dipahami, lanjut dia, saksi yang KPK panggil bukan berarti adalah orang-orang yang terlibat dalam bagian rangkaian perbuatan tersangka, akan tetapi bisa karena kepentingan memperjelas pembuktian perbuatan yang dipersangkakan terhadap tersangka.

"Artinya keterangan para saksi diperlukan penyidik untuk menemukan kebenaran fakta yang ada dalam proses penyidikan sampai tahap berikutnya nanti ketika di persidangan," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

Istimewa

FPKB Dukung Tambahan Anggaran Penegak Hukum

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 21 September 2020, 19:15 WIB
Fraksi PKB DPR RI mendukung penambahan anggaran untuk para mitranya di komisi III seperti Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum dan...
MI/ BARY FATHAHILAH

Pertegas Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Dalam Pilkada

👤Putra Ananda 🕔Senin 21 September 2020, 18:19 WIB
Aturan tersebut berlaku untuk penyelenggara, peserta, hingga para...
Dok.MI

NasDem Nilai RUU Ketahanan Keluarga sangat Berlebihan

👤Sri Utami 🕔Senin 21 September 2020, 17:50 WIB
Taufik Basari menekankan ada batasan yang tidak bisa diintervensi oleh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya