Minggu 09 Agustus 2020, 03:30 WIB

Mesti Bangkit atau Jatuh ke Jurang Resesi

Dhk/Mir/X-8 | Politik dan Hukum
Mesti Bangkit atau Jatuh ke Jurang Resesi

Biro Pers Setpres/Kris
Ilustrasi -- Presiden Joko Widodo di IstanaMerdeka, Jakarta, 28 Mei 2020

 

PRESIDEN Joko Widodo kembali menegaskan menjamin keselamatan rakyat di tengah pandemi covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah. Penanganan kesehatan terus diupayakan agar ekonomi tidak semakin dalam terkontraksi dan bisa cepat pulih.

“Pada kuartal kedua ekonomi, kita telah terkontraksi secara tajam, yaitu minus 5,32%, tetapi kita tidak boleh menyerah. Kita harus betul-betul berupaya di kuartal ketiga, kita harus bangkit. Kita bisa reborn sehingga kita tidak jatuh ke jurang resesi,” tandas Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual pada KLB Partai Gerindra, kemarin.

Presiden mengingatkan lagi agar jangan sampai terjadi gelombang kedua wabah. Jika terjadi, itu akan sangat merepotkan upaya pemulihan ekonomi. “Jangan sampai kita masuk ke lubang kedua, second wave yang memperlambat kita untuk pulih kembali. Kuncinya ialah disiplin mejalankan protokol kesehatan.’’

Dia menambahkan, penanganan covid-19 tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga perlu memperhatikan ekonomi rakyat. Presiden mengajak semua pihak menyokong ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM untuk mengatasi lesunya ekonomi. Caranya ialah dengan membeli produk-produk buatan dalam negeri, produk petani, produk nelayan, dan produk UMKM.

Sementara itu, Ketua Departemen Ekonomi CSIS Yose Rizal Damuri menilai krisis akibat pandemi covid-19 berbeda dengan krisis pada 1998 dan 2008. Kala itu, hancurnya perekonomian dimulai dari adanya krisis di sektor keuangan.

‘’Sekarang ini datangnya dari sektor riil, sektor produksi. Karena tidak ada produksi, menyebabkan sektor riil tidak bisa bekerja dan menimbulkan krisis ekonomi. Untungnya sampai sekarang sektor keuangan terjaga walaupun ada potensi peningkatan risiko yang tinggi,” tutur Yose dalam diskusi secara virtual.

Menurutnya, menjaga sektor keuangan merupakan poin krusial yang harus dilakukan pemerintah guna mencegah terjadinya permasalahan yang berkepanjangan. Kalau sampai masuk ke sektor keuangan, krisis akan berlipat-lipat beratnya untuk ditangani. (Dhk/Mir/X-8)

Baca Juga

Humas Polda Papua

Sidang Kasus Intan Jaya Diminta di Peradilan Sipil

👤Sri Utami 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 03:04 WIB
TNI memastikan tidak akan menutup-nutupi oknum aparat yang diduga terlibat dalam penembakan Pendeta Yeremia...
Ilustrasi/Antara

Pembangkangan Sipil Terhadap RUU Ciptaker Inkonstitusional

👤Rudy Poly 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:50 WIB
Publik bisa saja menolak RUU Ciptaker, tetapi harus lewat mekanisme rambu konstitusi yang...
Dok. Dikti Kemendikbud

Ini Cara Ditjen Dikti Kemendikbud Jaga Netralitas ASN di Pilkada

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 23:40 WIB
“Tata kelola layanan yang baik berawal dari kualitas SDM. Untuk itu sangat penting mendorong ASN mengedepankan profesionalitas,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya