Sabtu 08 Agustus 2020, 13:55 WIB

Rider Kawatirkan Buruknya Kondisi Sirkuit Brno

Akmal Fauzi | Olahraga
Rider Kawatirkan Buruknya Kondisi Sirkuit Brno

AFP
Aksi para pembalap MotoGP

PARA pembalap mengeluhkan kondisi Sirkuit Brno, Republik Ceko yang menjadi tempat seri ketiga MotoGP 2020. Sirkuit sepanjang 5,4 kilometer itu memiliki permukaan aspal yang bergelombang.

Pembalap Aprilia Racing Team Gresini Aleix Espargaro mengatakan buruknya kondisi lintasan yang menurutnya sangat berbahaya bagi keselamatan para rider.

"Kondisi lintasannya sangat buruk. Ini adlaah salah satu sirkuit terburuk tang pernah saya lintasi," kata Aleix.

Espargaro sendiri memang sudah pernah mengatakan bahwa sirkuit Brno adalah salah satu sirkuit yang tidak disukainya.

Baca Juga: Duo Marquez Bersiap Jelang MotoGP 2020

“Sirkuit ini tidak level untuk tingkat Kejuaraan Dunia MotoGP. Saya memang hanya seorang pembalap, tapi rasanya saya tidak bisa menerima kami harus balapan di sini," jelasnya.

Hal yang sama dikatakan Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. Kondisi sirkuit Brno membuatnya tidak bisa melaju dengan maksimal. Selain itu, Rossi juga menilai tingkat cengkeraman di Sirkuit Brno terbilang rendah.

Rossi pun tidak bisa masuk ke dalam jajaran 10 besar pada sesi latihan bebas hari pertama MotoGP Republik Ceko 2020. Pembalap berjuluk The Doctor itu hanya mampu menempati posisi ke-12.

“Di sini, di Brno, sangat bergelombang dan tingkat cengkeraman rendah. Saya rasa itulah masalahnya di sini. Seringkali sulit mengendalikan sepeda motor. Tingkat cengkeraman selalu rendah di sini dan juga banyak tonjolan. Tata letak treknya indah, tetapi aspalnya tidak fantastis. Meski begitu, Brno tetap trek yang bagus,” kata Rossi.

Rossi menilai, Sirkuit Brno memiliki berbagai masalah ini karena pihak pengelola tidak memiliki cukup uang untuk memperbaiki kondisi aspal. Rossi dan para pembalap MotoGP lainnya mencoba membahasnya dengan para petinggi MotoGP.

Rossi berharap agar Dorna Sports dan pihak-pihak terkait dapat menemukan solusi untuk masalah ini. “Pada saat ini situasinya semakin sulit karena hanya ada sedikit aktivitas di trek dan tidak ada penggemar yang diizinkan ikut (menyaksikan) balapan. Dia tidak memiliki banyak penghasilan di sana - dan itulah masalahnya. Kami akan mengajukannya pada Komisi Keamanan, tetapi ini juga masalah politik, ini tentang uang, keputusan kemudian terletak pada rute dan Dorna,” kata Rossi.

Sementara itu, Nasib nahas harus diterima oleh pembalap Tim Pramac Ducati, Francesco Bagnaia, karena mengalami kecelakaan saat tampil di sesi latihan bebas pertama, Jumat (7/8).

Bagnaia pun dipastikan absen pada balapan yang dihelat Minggu (9/8) lantaran mengalami patah tulang kering pada kaki kanannya. Cedera itu lantas membuat Bagnaia harus menjalani serangkain tes medis di Italia pada Sabtu (8/8). (Crash/OL-13)

Baca Juga

AFP/ LLUIS GENE

The Doctor Tak Sabar Jajal Sirkuit Mandalika

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 27 September 2020, 10:23 WIB
Valentino Rossi mengungkapkan tak sabar ingin mengaspal di sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Sirkuit Mandalika akan menjadi sirkuit...
AFP/ LLUIS GENE

Setelah Dipinang Petronas Yamaha, Rossi Akan Bawa VR46 ke MotoGP

👤Antara 🕔Minggu 27 September 2020, 07:23 WIB
Valentino Rossi akan membawa brand VR46 di ajang MotoGP pada musim balapan 2020 pascakontrak dengan tim Petronas...
AFP/Lluis Gene

Morbidelli Terdepan di Catalunya

👤Crash.net/Rif/R-2 🕔Minggu 27 September 2020, 06:01 WIB
Morbidelli yang membela tim Petronas Yamaha SRT, untuk pertama sepanjang kariernya membukukan waktu tercepat, yakni satu menit 38,798...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya