Sabtu 08 Agustus 2020, 12:25 WIB

DKI Catat Investasi Tertinggi Di Masa Pandemi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Catat Investasi Tertinggi Di Masa Pandemi

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Pemohon meletakkan berkas ke dalam drop box yang disediakan di Mal Pelayanan Publik (MPP), Jakarta, Rabu (1/4/2020).

 

PROVINSI DKI Jakarta mencatatkan nilai realisasi investasi tertinggi secara nasional pada triwulan II 2020 (periode April-Juni) dengan total nilai investasi sebesar Rp30,1 triliun. Selama periode triwulan II 2020 realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) DKI Jakarta, sebesar US$ 0,8 miliar atau setara dengan Rp12,2 triliun dengan kurs APBN 2020 US$1= Rp14.400 dan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) DKI Jakarta, sebesar Rp17,9 triliun.

"Alhamdulillah, Provinsi DKI Jakarta kembali meraih pencapaian dalam bidang penanaman modal. Berdasarkan data BKPM RI, DKI Jakarta meraih realisasi investasi PMA dan PMDN sebesar Rp30,1 triliun pada triwulan II tahun 2020, menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi se-Indonesia," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra melalui keterangan tertulis, Sabtu, (8/8).

Dengan demikian, realisasi investasi PMA dan PMDN DKI Jakarta selama Semester I tahun 2020 (periode Januari-Juni) mencapai Rp50,2 triliun atau berkontribusi 12,5% dari total realisasi investasi PMA dan PMDN Nasional, sebesar Rp402,6 triliun.

"Ini menunjukkan bahwa masih adanya geliat investasi di Ibu Kota meskipun di tengah pandemi covid-19," imbuh Benni.

Kendati demikian, Benni menyampaikan terjadi penurunan realisasi investasi PMA DKI Jakarta sebesar 10,29% pada triwulan II 2020 bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019. Hal ini faktor pandemi covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia yang mengakibatkan dampak terhadap perekonomian global sehingga terjadi perlambatan kinerja investasi.

Hal sebaliknya terjadi pada realisasi investasi PMDN DKI Jakarta yang tetap menunjukkan performa positif pada triwulan kedua ini dengan mengalami kenaikan sebesar 10,49%  dibandingkan dengan realisasi PMDN pada periode yang sama tahun 2019 lalu.

"Pencapaian ini merupakan bukti bahwa berbagai kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Anies Rasyid Baswedan saat pandemi covid-19 menuju masyarakat sehat, aman dan produktif disambut baik oleh para investor dan tetap menciptakan lingkungan berusaha yang kondusif di Jakarta," tutur Benni.

baca juga: Wagub DKI Minta Gugus Tugas Tingkat RW Lebih Tegas

Benni menambahkan Pemprov DKI Jakarta, melalui DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan promosi proyek- proyek potensial kepada para investor meskipun dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru mengikuti protokol pencegahan covid-19. Dan senantiasa menghadirkan inovasi layanan perizinan dan nonperizinan yang memudahkan pelaku usaha untuk membangun bisnisnya di Ibu Kota.(OL-3)

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

Epidemiolog: Kasus Melandai, Tapi Efektivitas PSBB Jakarta Menurun

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 29 September 2020, 15:55 WIB
Mobilitas warga di luar rumah saat ini masih berkisar 50% yang beraktivitas di luar rumah, sementara pada PSBB jilid 1, hanya...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

PSBB, DPRD Minta Anies Dorong Pusat Beri BLT ke Warga DKI

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 29 September 2020, 15:20 WIB
BLT  dibutuhkan masyarakat untuk mendorong roda perekonomian di masyarakat. Namun, kebijakan BLT ini memang milik Pemerintah...
MI/Irvan

Lift Khusus Anggota DPR Terbakar

👤Putra Ananda 🕔Selasa 29 September 2020, 14:15 WIB
LIFT khusus yang diperuntukan bagi anggota DPR RI terbakar. Lift ini berada di Gedung Nusantara 1...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya