Sabtu 08 Agustus 2020, 10:07 WIB

Pakar Hukum: Sanksi Protokol Dinilai Tepat

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Pakar Hukum: Sanksi Protokol Dinilai Tepat

ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Petugas gabungan memasangkan masker dan memberi hukuman menyapu jalan bagi warga yang tidak mengenakan masker di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD akan memimpin penerapan sanksi protokol kesehatan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (covid) 2019. Penerapan sanksi dinilai tepat mengingat masih banyak masyarakat yang mengabaikan rambu-rambu pencegahan virus korona.

"Tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, belum optimal bahkan dapat dikatakan masih rendah. Karenanya sanksi teguran yang persuasif, pembinaan, dan pemidanaan berat sebagai last resort adalah suatu kebutuhan," kata pakar hukum pidana Universitas Krisnadwipayana, Indriyanto Seno Adji kepada mediaindonesia.con, Sabtu (8/8).

Menurut dia, pendisiplinan sangat penting dalam penanggulangan covid-19. Negara sudah sewajarnya memberikan sanksi terhadap mereka yang dinilai membahayakan kesehatan pihak lain.

"Ini soal lemah tidaknya negara dalam implementasi penegakan hukum," ujarnya.

baca juga: Pelanggar Protokol Dipidana

Terlebih, sanksi ini perlu diterapkan mengingat peningkatan masyarakat yang terinfeksi covid-19 meningkat tajam dan ekstrim. Ini meruapakan imbas dari tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya dan masifnya covid-19 masih rendah bahkan bersikap skeptis.

"Karena itu penegakan prevensi persuasif dan represif hukum suatu kebutuhan bagi kepentingan masyarakat dan negara juga," tutupnya. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/ Adam Dwi

Komjak Soroti Kewenangan Penyelidikan dan Penyidikan RUU Kejaksaan

👤Ant 🕔Jumat 25 September 2020, 23:09 WIB
“Jadi sebenarnya tidak meniadakan fungsi penyidik, tetap penyidikan pidana umum ada di kepolisian. Ini berkaitan dengan...
Antara

Lelang Aset Koruptor, KPK Raup Rp1 Miliar

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 25 September 2020, 22:05 WIB
Barang lelang yang telah laku tersebut antara lain, mesin longway printing, roller die cut, wax machine, dan mesin press senilai...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Ketaatan Prokes Harus Berlanjut Hingga Kampanye Usai

👤 Cahya Mulyana 🕔Jumat 25 September 2020, 21:56 WIB
Sinergisitas para pihak yang terlibat di pilkada harus selalu kuat dan solid. Terlebih durasi kampanye cukup panjang, yaitu selama 71...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya