Jumat 07 Agustus 2020, 20:53 WIB

Serapan Anggaran Sumsel Dekati 50 Persen

Dwi Apriani | Nusantara
Serapan Anggaran Sumsel Dekati 50 Persen

MI/Dwi Apriani
Gubernur Sumsel, Herman Deru

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan memastikan terus melakukan upaya percepatan penyerapan anggaran belanja di daerahnya. Pada 17 Juli lalu, serapan belanja di Sumsel sudah mencapai 31,7 persen.

Sekertaris Daerah Sumsel, Nasrun Umar mengatakan penyerapan belanja di Sumsel saat ini sudah hampir mencapai 50 persen. Hal itu lantaran, berdasararahan Gubernur Sumsel Herman Deru untuk semua OPD (organisasi perangkat daerah) diminta melakukan percepatan penyerapan anggaran di Sumsel.

"Saya sudah perintahkan semua OPD di Sumsel untuk segera menyerap anggaran belanja. Karena itu sesuai arahan Gubernur Sumsel dan intruksi dari Presiden RI. Pada pertengahan Juli kemarin, penyerapan anggaran belanja kita sudah mencapai 31,7 persen dan diyakini saat ini sudah hampir mencapai 50 persen," kata dia, Jumat (7/8).

Apalagi, Pemprov Sumsel saat ini sudah cukup banyak mengucurkan anggaran, termasuk bantuan covid-19. Pada Jumat (7/8), Pemprov Sumsel memberikan lebih dari Rp18 miliar bantuan UKT (uang kuliah tunggal).

Bantuan UKT ini diberikan kepada mahasiswa kurang mampu terdampak Covid-19 dan bantuan pada pondok pesantren se-Sumsel untuk persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru.

"Meski kita mempercepat penyaluran anggaran belanja namun pencairan kan ada prosesnya. Kalau sudah berjalan, pasti kita saat ini sudah melewati 40 persen. Namun detail catatannya ada di BKPAD Sumsel. Tapi pastinya memang untuk percepatan ke arah sana," terang dia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada Mahasiswa kurang mampu terdampak Covid-19 danbantuan pada pondok pesantren se Sumsel untuk persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru.

"Hari ini kita sudah menuntaskan bantuan untuk mahasiwa di Sumsel. Ada sebanyak 18.082 mahasiswa dari 3 PTN dan 89 PTS," kata Gubernur Sumsel Herman Deru.

Baca juga : Pemprov Jatim Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 di atas Nasional

Ia mengatakan, bahwa masing-masing mahasiswa tersebut diberikan bantuan senilai Rp 1 juta. begitu juga untuk mahasiswa di Mesir dan Sudan. Kemudian ada juga bantuan untuk pondok pesantren, sebanyak 328 Ponpes masing-masing Rp 15 juta per Ponpes.

"Apa yang sudah kita rencanakan sudah terlaksana. Begitu panjang prosesnya tapi ini kerja keras perguruan tinggi negeri dan swasta membantu kita dalam hal pendataannya bagi mahasiswa terdampak Covid-19," katanya.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada para ulama, Kyai dan pengurus pesantren yang tetap semangat dalam kondisi pandemi seperti ini namun santriwan maupun santriwati bisa tetap menimbah ilmu.

"Bantuan ini berupa stimulan. Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi ini sebagai bentuk perhatian dari Pemprov Sumsel yang tidak tinggal diam melihat para orang tua yang terdampak Covid-19, sementara putra dan putrinya harus tetap bertahan," pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

Antara

Pesantren Kiblat Solusi Pendidikan Nasional Masa Covid-19

👤Bagus Suryo 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:48 WIB
"Pesantren bisa menjadi solusi dan memberikan jalan keluar di tengah keterbatasan yang dimiliki," tegas Panglima Santri Muhaimin...
Ilustrasi

Gubernur Sumut Minta Usut Preman yang Serang Satgas Covid-19

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:36 WIB
Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi minta kepolisian untuk menindak para preman yang menyerang Satgas Covid-19 Mebidang saat menggelar...
ANTARA/Zabur Karuru.

Ada Pasar Burung dan Batu Akik di Bekas Lokalisasi Dolly

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 23:20 WIB
Sentra Pasar Burung dan Batu Akik luas 840 meter persegi yang diresmikan pada Rabu (21/10) merupakan usulan dari warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya