Jumat 07 Agustus 2020, 09:05 WIB

Kantor DPC PDI Perjuangan Cianjur Dilempar Bom Molotov

Benny Bastiandy | Nusantara
Kantor DPC PDI Perjuangan Cianjur Dilempar Bom Molotov

MI/Benny Bastiandy
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati menunjukkan hangus di pintu kantor akibat lemparan bom molotov, Jumat (7/8/2020)

 

KANTOR DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilempar bom molotov, Jumat (7/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Belum diketahui persis motif di balik aksi tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, bom molotov dilemparkan ke bagian pintu masuk. Melihat dari kondisinya yang hangus, api kemungkinan sempat membakar pintu dan daun jendela.

Informasinya, api sempat berkobar sekitar 15 menit. Penjaga kantor yang saat itu sedang tertidur keburu memadamkan api sehingga tidak meluas.

"Secara detail saya tidak tahu kronologisnya. Tapi dari informasi, kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB," tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati, Jumat (7/8).

Susilawati tidak mau berspekulasi mengenai motif di balik aksi pelemparan bom molotov. Tapi Susilawati menegaskan aksi tersebut merupakan tindakan pengecut yang antiketuhanan dan antikemanusiaan.

"(Sebelumnya) tidak ada (teror) karena kita sedang melakukan kegiatan partai," tuturnya.

Susilawati menyerahkan sepenuhnya kasus pelemparan bom molotov tersebut ke pihak kepolisian yang saat ini sedang olah TKP. Bagi Susilawati, aksi itu juga tidak akan memengaruhi berbagai program kerja yang sedang dilaksanakan PDI Perjuangan.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Kami percayakan untuk mengusut tuntas pelakunya," pungkasnya.

baca juga: Operasi Sikat Jaran Candi 2020, Polres Klaten Amankan 40 Motor

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Dadang Sutarmo menambahkan berdasarkan keterangan penjaga kantor, api sempat berkobar membakar di sekitar pintu masuk dan daun jendela. Namun api berhasil dipadamkan penjaga kantor yang terbangun.

"Yang rusak bagian pintu dan jendela," tutur Dadang.

Dadang mengatakan saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki dengan mempelajari rekaman CCTV. PDI Perjuangan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke kepolisian.

"Harus diusut tuntas," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Probolinggo Kembali Masuk Zona Merah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 22:16 WIB
Tambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 pada 25 September 2020 tercatat sebanyak...
Ist

Badan Otorita Labuan Bajo Gelar Pelatihan dan Dorong Kuliner Lokal

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 25 September 2020, 22:02 WIB
Pelatihan diselenggarakan untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dalam memperkuat produk dan brand kuliner lokal sebagai bagian yang...
Medcom

Pemkab Banyumas akan Atur Kegiatan di Ponpes

👤Lilik Darmawan 🕔Jumat 25 September 2020, 21:55 WIB
Pemkab Banyumas saat ini tengah membuat surat untuk mengatur kegiatan di ponpes setelah melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya